Apasih bedanya content writer dan copywriter? Mungkin banyak orang menanyakan hal ini. Kebanyakan dari mereka pasti menjawab, “Bukannya sama? Kan sama-sama nulis”. Nah ini ada benarnya juga sih, akan tetapi pekerjaan seorang content writer dan copywriter itu berbeda lho.

Apa Bedanya Content Writer Dengan Copywriter

Bermodal ilmu sedikit yang saya petik sebagai content writer, saya bisa jelaskan apa bedanya content writer dengan copywriter. Pertama kita bahas content writer, content writer merupakan pekerjaan di mana seseorang menulis konten artikel atau biasa disebut blog, dalam tulisan tersebut harus informatif  sehingga pembaca tertarik untuk membacanya.

Contoh artikel seorang content writer bisa dibilang seperti tulisan ini, di mana saya memberikan informasi apa bedanya pekerjaan seorang content writer dengan copywriter. Jadi pembaca terpuaskan dengan apa yang mereka cari.

Nah untuk copy writer sendiri kita menulis sebuah konten yang mengajak pembaca untuk membeli isi tulisan kita. Bisa dibilang pekerjaan copywriter sekarang banyak dicari oleh start up atau e-commerce untuk iklan karena bersifat hard-selling.

Sebagai contoh, copywriter membantu caption untuk pop up notifikasi pada aplikasi atau pun subject e-mail yang menggoda. Misalnya “Jangan ngantre kamu enggak akan kuat, pesan online aja di Bioskop.com!”

Jadi kesimpulannya content writer lebih ke artikel yang informatif sementara copywriter lebih beriklan alias hard-selling. Tapi dalam artikel yang ditulis oleh content writer kadang diselipkan juga call to action.

Ada pendapat lain tentang content writer dan copywriter? Kamu bisa berbagi informasi, tulis di kolom komentar ya.

2 KOMENTAR

  1. Apakah seorang CopyWriter juga bisa menjadi content writer? Itu artinya menjadi seorang content writer memberikan info atau fakta yang sesuai tapi bukan berupa iklan untuk e-comerse?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here