Review Buku Anjing Mengeong Kucing Menggonggong Karya Eka Kurniawan

Review Buku Anjing Mengeong Kucing Menggonggong Karya Eka Kurniawan

Apabedanya.com – Mencari buku novel tipis namun isinya mengejutkan? Kamu bisa baca buku Anjing Mengeong Kucing Menggonggong karya Eka Kurniawan. Dari judulnya saja sudah mencuri perhatian, sebelumnya penulis asal Tasikmalaya ini sudah merilis novel Cantik Itu Luka (2002), Lelaki Harimau (2004), Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2014), dan O (2016). Yuk simak review buku Anjing Mengeong Kucing Menggonggong

Buku Anjing Mengeong Kucing Menggonggong Tentang Apa

“Berbuatlah sedikit dosa, Jamal,” kata Sato Reang kepada satu kawan sekelasnya. Jamal anak yang saleh, selalu sembahyang lima kali sehari, juga rajin mengaji. “Pahalamu sudah banyak. Bertumpuk-tumpuk. Tak akan habis dikurangi timbangan dosamu.”

Ini kisah Sato Reang. Kadang ia demikian intim dengan dirinya, sehingga ini merupakan cerita tentang aku, tapi kali lain ia tercerabut, dan ini menjadi kisah tentang Sato Reang. Isi kepalanya riuh dan berisik, terutama sejak ia berumur tujuh tahun, ketika sang ayah berkata kepadanya, “Sudah saatnya kau menjadi anak saleh.”

Prolog:

Aku berhenti pergi ke masjid. Aku berhenti sembahyang. Aku tak lagi mengucapkan doa sebelum tidur. Sato Reang makan menggunakan tangan kiri, bodo amatlah, dan masuk ke rumah tanpa mengucapkan salam. Jika sedang malas, aku pipis di samping pohon pisang tanpa cebok.

Tak ada petir menyambarku seperti pecut api. Tak ada gempa meruntuhkan rumahku. Tak ada anjing sekonyong datang dan menggigit betisku. Sato Reang bisa makan kenyang. Ia bisa tertawa riang untuk lelucon paling garing. Ia bisa tidur nyenyak, seperti sebongkah pohon, dan terbangun dengan perasaan penuh binar. Tentu sesekali ia menderita kesialan kecil, seperti gatal-gatal di bokong, tapi itu mudah saja disembuhkan dengan salep murah dari warung.

“Berbuatlah sedikit dosa, Jamal,” kataku kepada satu kawan sekolah, seolah ingin menyebarkan pencerahan yang kuperoleh. “Kau anak saleh. Pahalamu sudah banyak. Bertumpuk-tumpuk. Tak akan habis dikurangi timbangan dosamu.” Mendengar kata-kataku tersebut, Jamal akan terdengar bergumam, memohon perlindungan dari Tuhan.

Review Buku Anjing Mengeong Kucing Menggonggong

Ini buku pertama dari Eka Kurniawan yang saya baca, cukup terpukau dengan ide ceritanya dan gaya menulisnya, jadi penasaran buku dia yang lainnya.  Bukunya menceritakan Sato Reang yang menolak jadi anak saleh. Dia memendam kemurkaan ke sang ayah yang otoriter.  Di awal buku udah provokatif dan kontroversial, ada kutipan “Berbuatlah sedikit dosa Jamaaaal!” 

Terus gue penasaran nama Sato Reang, pas cari tau dalam bahasa Sunda artinya binatang berisik. Jadi tidak heran kelakuan Sato Reang seperti binatang di buku ini, cuma ada alasannya ya.  Sepanjang buku kita melihat kelakuan bangor alias nakal dari Sato Reang, sejak SD sampe SMA. Awalnya  cuma ada di pikirannya saja hingga akhirnya dilakuin.

Buku ini bahas dampak ketika ajaran agama dipaksakan. Terus bagaimana pola asuh yang keras malah makin bikin anak jadi berontak. Setelah baca novel ini, jadi ngerti kenapa  ilustrasi di cover bukunya ada api dan bayangan, api karakter Sato Reang yang terobsesi sama api, alasannya bisa dibaca bukunya.  Terus bayangannya itu bapaknya yang selalu ngikutin dia kemanapun dia pergi. Ini tebakan saya doang sih hehe. 

Oh iya ada selipan kisah cinta tragis tetangga Sato Reang yang curi perhatian.

Kutipan gong di buku banyak,salah satunya ini nih: 

“Enam belas tahun ia hidup sebagai anak waras, kalian menyesatkannya hanya dalam lima hari. lima hari! bajingan kalian”  

Baca kutipan ini bikin merenung, tidak diduga, tidak disangka. Bukunya hanya 133 halaman, terasa ringan namun isinya sebenarnya berat dan mendalam. 

Buku Anjing Mengeong Kucing Menggonggong

Review Buku Anjing Mengeong Kucing Menggonggong Karya Eka Kurniawan

Tonton Review Buku Yudichu di bawah ini

BACA JUGA:

REVIEW BUKU SEORANG PRIA YANG MELALUI DUKA DENGAN MENCUCI PIRING

REVIEW BUKU KOLONI KARYA RATIH KUMALA

REVIEW BUKU AS LONG AS THE LEMON TREES GROW KARYA ZOULFA KATOUH

REVIEW BUKU HARIMAU HARIMAU KARYA MOCHTAR LUBIS

REVIEW BUKU WHO MOVED MY CHEESE KARYA SPENCER JOHNSON

REVIEW BUKU FILOSOFI TERAS KARYA HENRY MANAMPIRING

REVIEW BUKU ATOMIC HABITS KARYA JAMES CLEAR

REVIEW BUKU STOLEN FOCUS KARYA JOHANN HARI

REVIEW BUKU GRIT ANGELA DUCKWORTH

REVIEW BUKU HOW TO WIN FRIENDS AND INFLUENCE PEOPLE

REVIEW BUKU RENJANA BERKAWAN DENGAN EJAAN

REVIEW BUKU KEPIKIRAN DANGDUT DAN HAL POP LAINNYA KARYA MAHFUD IKHWAN

REVIEW SANG ALKEMIS KARYA PAULO COELHO

REVIEW BUKU HOW TO DIE KARYA SENECA

REVIEW BUKU SEBERAPA INDIE KARYA HAMZAH MUHAMMAD

REVIEW BUKU SEMUA IKAN DI LANGIT KARYA ZIGGY Zezsyazeoviennazabrizkie

REVIEW BUKU SEPORSI MIE AYAM SEBELUM MATI KARYA BRIAN KHRISNA

REVIEW BUKU JALAN PULANG KARYA MARIA HARTININGSIH

REVIEW BUKU ANIMAL FARM KARYA GEORGE ORWELL

REVIEW BUKU ORANG-ORANG BLOOMINGTON KARYA BUDI DARMA

REVIEW BUKU THE LITTLE PRINCE PANGERAN CILIK

REVIEW BUKU MENGARANG ITU GAMPANG KARYA ARSWENDO ATMOWILOTO

REVIEW KOMIK SI CERDIK MICHAEL

REKOMENDASI 10 BUKU PENGEMBANGAN DIRI UNTUK ANAK MUDA

CARA MENCARI WAKTU UNTUK MEMBACA BUKU

3 HAL INI BIKIN MALES KAMU BACA BUKU

Love reading books, watching movies, and comedy series. Experienced in social media marketing for 8 years (BookMyShow, Planetmoto, Kasirco, PetnPop, Kemanayo). Passionate about analyzing data, trends, and pop culture. Skilled in video content creation, content strategy, copywriting, reporting and analysis, web content writing, and KOL management.

Post a Comment

error: Content is protected !!