Kapan kamu terakhir membaca buku? Zaman sekarang semua orang sibuk memainkan ponsel pintarnya dan melupakan buku. Padahal ada banyak buku bagus  yang menanti untuk dibaca.

“Cuma perlu satu buku untuk jatuh cinta pada membaca. Cari buku itu. Mari jatuh cinta.” ucap Najwa Shihab, jurnalis dan presenter yang didapuk menjadi duta baca Indonesia. 

Berdasarkan pengalaman, saya kesulitan menyelesaikan buku padahal sudah dibeli berbulan-bulan namun hanya tergeletak di kamar. Saya pun mencari-cari apa saja faktor yang membuat kita malas membaca buku. Yuk simak di bawah ini

3 Hal Ini Bikin Kamu Malas Membaca Buku

Ponsel 

Tidak bisa dipungkiri, ponsel benar-benar mencuri perhatian semua orang. Setiap saat, sedang makan, sedang ngobrol, sedang buang air besar, ponsel selalu ada di genggaman. 

Nah saya teringat salah satu episode di serial TV Friends ada adegan di kamar mandi dan sampingnya ada box penuh majalah. Pada tahun 90an memang ponsel belum banyak dimiliki orang, sehingga orang-orang saat buang air besar membaca majalah ataupun koran. 

Lucunya ponsel merupakan salah satu faktor membuat kamu malas membaca buku. Ada saja yang dilihat di layar ponsel. Jika kamu ingin menyelesaikan sebuah buku mungkin sebaiknya ponsel kamu di set mode silent ataupun pesawat.

Serial TV 

Siapa yang tidak suka nonton serial TV? Mulai dari beragam genre asal Amerika Serikat hingga drama Korea Selatan. Kembali ke era modern, sekarang kamu sudah bisa menonton serial TV hanya lewat genggaman tangan, ya benar ponsel. 

Tahukah kamu menonton serial TV itu tidak sebentar, ada episode-episode yang menanti untuk ditonton. Belum lagi setelah selesai musim pertama ingin lanjut ke musim berikutnya hingga buku kamu penuh debu. 

Nah untuk menyiasatinya, mungkin kamu harus memberi jadwal kapan menonton serial TV kapan membaca buku. Tidak harus berlama-lama membaca buku, bahkan Najwa Shihab menyarankan setidaknya 30 menit membaca buku dalam sehari, kalau tidak sempat bisa dicicil saat pagi, siang, sore dan malam. 

Pemilihan Transportasi Umum

Pemilihan transportasi umum menuju kantor atau kampus berpengaruh loh. Jika kamu memilih naik bus atau kereta, kamu setidaknya bisa mencari sandaran dan membaca buku. Jika beruntung dapat duduk, lebih nyaman bacanya. 

Nah jika kamu naik ojek online tentu tidak bisa membaca buku, walau beberapa ada yang membaca buku di atas motor, namun cukup berbahaya.

Saat macet di jalan atau menunggu kereta, bawalah buku yang belum selesai kamu baca. Jika jenuh melihat linimasa dari setiap media sosial, ponsel-mu bisa dijadikan untuk mendengarkan musik saat membaca buku. 

Cerita yuk kamu sedang membaca buku apa di kolom komentar. 

Baca juga: Apa Bedanya Visi Dengan Misi?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here