Mungkin kita sering mendengar kata petir, geluduk dan geluduk tapi apa sebenarnya perbedaan mereka. Petir, geluduk dan geledek biasanya muncul ketika langit mulai mendung dan disertai hujan turun.

Berikutnya penjelasan petir berdasarkan Wikipedia.  Petir, kilat, atau sering disebut halilintar merupakan gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan di saat langit memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar yang disebut guruh. Sementara penjelasan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) petir adalah kilatan listrik di udara disertai bunyi gemuruh karena bertemunya awan yang bermuatan listrik positif (+) dan negatif (–).

Geluduk dan geledek sebenarnya sama hanya saja masyarakat kita memiliki variasi dalam penyebutannya. Berdasarkan Wikipedia, guruh atau geledek merupakan kata yang digunakan untuk mendeskripsikan gelombang kejut suara yang dihasilkan akibat terjadinya pemanasan dan pemuaian udara yang sangat cepat ketika dilewati oleh sambaran petir. Sambaran tersebut menyebabkan udara berubah menjadi plasma dan langsung meledak, menimbulkan munculnya suara yang bergemuruh. Sementara pengertian dari KBBI geledek adalah guruh yang keras.

Nah dapat disimpulkan petir ada kilatan listrik yang biasanya muncul di awal sebelum suara geluduk atau guruh berbunyi. Geluduk atau Geledek sendiri suaranya gemuruh setelah cahaya kilat, atau biasanya saat hujan turun. Jadi sekarang enggak bingung lagi kan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here