Menutup akhir tahun 2017, 20th Century Fox merilis film drama musikal bertajuk The Greatest Showman. Digarap oleh Michael Gracey, film yang mengisahkan sosok penemu Barnum & Bailey Circus ini diperankan oleh Hugh Jackman. Naskah ditulis oleh Jenny Bicks dan Bill Condon, yang menarik dalam poster dituliskan penulis lirik lagu dalam fim musikal La La Land alias Benj Pasek dan Justin Paul hadir dalam film ini.

The Greatest Showman membawa kita ke masa kecil Barnum, ia merupakan anak seorang penjahit yang bekerja pada keluarga Hallett. Di sana lah Barnum bertemu dengan Charity Hallett, walau mereka dilarang bermain bersama tapi tetap bertemu hingga mereka dewasa. Barnum bukan dari keluarga kaya raya memberanikan diri melamar Charity, mereka pun memiliki dua anak perempuan dan hidup sederhana.

Nahasnya tempat Barnum bekerja bangkrut, dengan bermodal nekat ia meminjam uang dari bank dan  membuka Barnum’s American Museum. Museumnya pun tidak ramai dikunjungi, anaknya pun menyarankan orang-orang mungkin akan datang melihat sesuatu yang hidup. Di situ lah Barnum mendapatkan ide membuat sebuah pertunjukkan yang berisikan orang-orang aneh. Walau banyak orang yang mencerca pertunjukkannya, sirkus Barnum ramai oleh para penonton. Barnum yang berawal dari orang biasa kini namanya diperbincangkan banyak orang. Apakah kesuksesan sirkusnya berhasil membahagiakan dirinya dan keluarganya?

Tersihir Lagu-Lagu di Film Musikal The Greatest Showman

Ini bukan pertama kali untuk Wolverine alias Hugh Jackman tampil dalam film musikal, sebelumnnya ia bernyanyi dalam film Happy Feet (2006) dan Les Misérables (2012).  Bedanya, Hugh lebih atraktif dan banyak koreo di film ini. Hugh pun sukses memerankan sosok Barnum yang jenius sekaligus ambisius. Michelle Williams melengkapi dengan perannya sebagai Charity, istri yang setia dan percaya akan mimpi suaminya. Salah satu quotes yang diucap Charity “You don’t need the whole world to love you. Just a few good people” berhasil melekat di pikiran.

Jalan cerita yang sederhana menjadikan The Greatest Showman tontonan pas untuk keluarga. Dalam film ini kita diajarkan menghargai perbedaan, semua orang spesial. Lewat lagu This Is Me yang dinyanyikan Keala Settle kita dibuat merinding dan ingin ikut bernyanyi dan menari saat menyaksikan mereka beraksi. Tidak dipungkiri, lagu-lagu dalam The Greatest Showman berhasil menyihir para penonton. Mulai dari A Million Dreams, The Greatest Show, Rewrite Stars, From Now On hingga Never Enough yang dibawakan Loren Allred. Tepuk tangan untuk Benj Pasek, Justin Paul dan Greg Wells sebagai produser album soundtrack.

Tak lengkap jika tidak membahas Zendaya, penyanyi sekaligus aktris ini mencuri perhatian lewat karakternya sebagai Anne Wheeler seorang akrobat. Begitu pula Zack Efron chemistry-nya dengan Zendaya salah satu kekuatan film ini, tidak sia-sia ia bernyanyi dan menari di High School Musical saat remaja.

Sejauh ini The Greatest Showman menampilkan tontonan musikal penuh dengan mimpi dan perjuangan ala Hollywood. Walau dari segi cerita kurang maksimal, setidaknya tertutup oleh lagu-lagu ciamik yang berhasil menyihir kita hingga bernyanyi dan menghentakkan kaki saaat menonton.

Baca juga:

Review film: Tersenyum & Terharu Menonton La La Land

Review  Film: Logan Penuh Aksi Brutal dan Akhir yang Haru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here