Telegram merupakan aplikasi pengirim pesan berbasis internet yang dibuat Nikoali dan Pavel Durov. Aplikasi chatting  ini tersedia untuk Android, iOS, Windows Phone, Windows NT, macOS dan Linux.  Pengguna pun dapat mengirim pesan dan bertukar foto, video, stiker, audio dan file jenis apa pun.

Cara membuat Telegram mudah, kamu hanya perlu nomor HP aktif dan melakukan verifikasi melalui SMS atau panggilan telepon. Dilansir dari Telegram.org, pada Maret 2018, mereka memiliki 200 juta pengguna aktif bulanan.

Apasih bedanya Telegram dengan aplikasi chat lainnya seperti Whatsapp ataupun LINE messenger?

Fitur Cloud-Based Message

Telegram memiliki fitur Cloud-based message, di mana pengguna dapat berbagi foto, video, pesan audio dan file lainnya (hingga 1,5 gigabyte). Pesan atau chat yang dikirim dapat diedit dan dihapus di kedua sisi dalam waktu 48 jam setelah pesan terkirim. Fitur ini diikuti oleh Whatsapp, yang awalnya dibatasi 7 menit sekarang bisa 1 jam.

Grup Dengan Anggota 100.000 user

Pengguna dapat mengirim pesan ke pengguna lain secara terpisah atau ke grup (di Telegram disebut Channels) yang bisa berisikan 100.000 anggota. Channels dapat tersedia secara publik dengan alias dan URL permanen sehingga siapa pun dapat bergabung.

Pengguna yang bergabung dengan saluran dapat melihat seluruh riwayat pesan. Selain itu, pengguna dapat menonaktifkan saluran, yang berarti bahwa pengguna akan tetap menerima pesan, tetapi tidak akan diberi tahu.

Fitur Secret Chat

Telegram juga memiliki fitur Secret Chat, sebuah pesan yang secara otomatis akan menghapus dengan sendirinya. Pesan-pesan ini dienkripsi dengan layanan protokol MTProto. Wah canggih banget ya seperti di film-film spy.

Tidak Boros Memori

Tidak seperti Whatsapp yang boros memakan memori karena file  yang diterimaa akan otomatis tersimpan dalam memori HP. Nah di Telegram membagikan file baik dalam bentuk foto, video, ataupun audio tidak akan membebani memori dari HP kita. Ini dikarenakan file yang dikirim lewat aplikasi Telegram akan tersimpan selamanya pada server milik mereka, kecuali jika anda menghapusnya. Sekali lagi, Telegram lebih kece daripada Whatsapp.

Lebih Aman

Keamanan pada Telegram  dinilai lebih aman karena menggunakan skema MTProto dan pesannya menggunakan enkripsi jenis end-to-end. End-to-end sendiri merupakan sistem komunikasi digital yang dirancang agar orang yang menerima pesan atau konten hanyalah pihak-pihak yang berhak menerimanya, artinya, komunikasi dijamin kerahasiaannya.

Walau memiliki banyak fitur ciamik, Telegram  dilarang di beberapa negara karena tuduhan bahwa layanan aplikasi telah digunakan untuk memfasilitasi kegiatan ilegal, seperti protes dan terorisme. Maka dari itu, kita harus menggunakannnya dengan bijak.

Baca juga: Apa Bedanya Whatsapp Dengan Aplikasi Chat Yang Lain

Foto header: The Verge

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here