Review Roti Srikaya Tet Fai di Jembatan Lima
Apabedanya.com – Pecinta kuliner pasti udah nggak asing dengan roti srikaya yang lagi hits belakangan ini. Nah, salah satu tempat yang paling sering disebut-sebut adalah Tet Fai di Jembatan Lima, Jakarta. Apakah rotinya seenak yang diomongin orang? Yuk simak review-nya!
Review Roti Srikaya Tet Fai di Jembatan Lima
Tet Fai adalah kedai roti legendaris di kawasan Jembatan Lima, Jakarta Barat, yang sudah berdiri sejak tahun 1970-an. Tempat ini sederhana – bukan kafe Instagrammable atau restoran fancy. Bangku kayu, meja sederhana, dan aroma roti panggang yang langsung menyambut kamu begitu masuk. Tapi justru kesederhanaan inilah yang bikin Tet Fai autentik dan dicintai lintas generasi.
Menu andalannya tentu saja roti panggang dengan selai srikaya. Rotinya empuk, dipanggang sampai kulitnya garing tapi dalemnya tetap lembut. Lalu dioles dengan selai srikaya buatan sendiri yang teksturnya kental, manisnya pas (nggak bikin eneg), dan aromanya wangi pandan. Srikaya di sini beda dari srikaya kemasan – lebih kaya rasa, ada hint santan dan telur yang terasa, menunjukkan bahwa ini resep tradisional yang diautentikkan.
Satu porsi roti srikaya di Tet Fai dihargai sekitar Rp 20.000-30.000 tergantung varian. Kamu bisa pilih roti tawar putih atau roti whole wheat, dan tambahan topping seperti butter, keju, atau kacang. Varian yang paling recommended: roti srikaya + butter – kombinasi gurih manis yang lumer di mulut. Jangan lupa pesan minuman pendamping: kopi susu tradisional atau teh tarik yang juga jadi andalan di sini.
Yang bikin pengalaman di Tet Fai spesial adalah atmosfer nostalgia-nya. Dindingnya dihiasi foto-foto jadul Jakarta, koran-koran lama, dan pernak-pernik vintage. Di sudut kedai, kamu bisa lihat proses pembuatan selai srikaya yang masih dilakukan secara manual. Pelayanannya ramah khas kedai tua – sang pemilik kadang masih suka menyapa pelanggan dan cerita tentang sejarah kedainya.
Tips buat yang mau datang: Tet Fai ramai banget di akhir pekan, terutama jam sarapan (7-10 pagi) dan sore. Kalau pengen lebih santai, datang di weekdays atau di jam-jam antara 10-14 siang. Parkir terbatas karena lokasinya di gang kecil – disarankan naik ojek online. Bawa uang tunai karena mereka nggak terima pembayaran cashless.
Overall, Roti Srikaya Tet Fai adalah destinasi kuliner yang layak dikunjungi buat pencinta roti dan selai tradisional. Bukan cuma soal rasa, tapi juga tentang napak tilas kuliner Jakarta tempo dulu. 8/10 – recommended!
Kamu udah pernah cobain roti srikaya Tet Fai? Atau punya rekomendasi tempat roti srikaya enak lainnya? Share di kolom komentar, siapa tau jadi destinasi kuliner kita berikutnya!