Site icon Apabedanya.com

Review Buku Orang Orang Proyek karya Ahmad Tohari

Review Buku Orang Orang Proyek karya Ahmad Tohari

Apabedanya.com – Kamu suka baca buku Ronggeng Dukuh Paruk? Novel karya Ahmad Tohari ini masih berlatar suasana pedesaan, namun mengangkat kisah insinyur yang sedang membangun jembatan. Seperti apa bukunya? Simak review buku Orang-Orang Proyek di bawah ini

BUKU ORANG-ORANG PROYEK TENTANG APA

Novel Orang-Orang Proyek ditulis oleh penulis terkenal Indonesia, yaitu Ahmad Tohari. Tulisannya yang menakjubkan mampu menggambarkan pandangan khas desa dengan baik melalui uraian kalimatnya. Kemampuannya dalam menulis sudah tidak diragukan lagi, ia pernah mendapatkan penghargaan penulis Asia Tenggara pada tahun 1995.

Novel ini menceritakan sisi gelap dari bangsa Indonesia. Penulis memperlihatkan gambaran-gambaran oknum dalam pembangunan proyek jembatan. Memotong biaya anggaran demi masuk saku pribadinya (kepentingan pribadi).

Sinopsis:

Aku insinyur. Aku tak bisa menguraikan dengan baik hubungan antara kejujuran dan kesungguhan dalam pembangunan proyek ini dengan keberpihakan kepada masyarakat miskin. Apakah yang pertama merupakan manifestasi yang kedua? Apakah kejujuran dan kesungguhan sejatinya adalah perkara biasa bagi masyarakat berbudaya, dan harus dipilih karena keduanya merupakan hal yang niscaya untuk menghasilkan kemaslahatan bersama?

Memahami proyek pembangunan jembatan di sebuah desa bagi Kabul, insinyur yang mantan aktivis kampus, sungguh suatu pekerjaan sekaligus beban psikologis yang berat. “Permainan” yang terjadi dalam proyek itu menuntut konsekuensi yang pelik. Mutu bangunan menjadi taruhannya, dan masyarakat kecillah yang akhirnya menjadi korban. Akankah Kabul bertahan pada idealismenya? Akankah jembatan baru itu mampu memenuhi dambaan lama penduduk setempat?

REVIEW ORANG-ORANG PROYEK KARYA AHMAD TOHARI

Selesai baca buku Orang-Orang Proyek karya Ahmad Tohari. Tentang Kabul, insinyur idealis yang harus menghadapi antek-antek oligarki dalam pembangunan jembatan di sungai Cibawor. Bukunya tentang korupsi yang mengakar dan meraja lela, terutama di lingkaran orang-orang proyek. Dengan latar 90an awal, pembaca diajak melihat runyamnya proses pembangunan jembatan ketika banyak anggaran diacak-acak. 

Pak Ahmad Tohari benar-benar menumpahkan kegeramannya dengan partai penguasa di orde baru, antek-anteknya dan terutama sosok “bapak pembangunan” itu lewat buku ini. Kagum dengan karakter Kabul berprinsip Teguh, konsisten dari awal hingga akhir, dia ceritanya mantan aktivis di kampus. 

Selain menyentil budaya korupsi, buku ini masih membahas pedesaan dan kemiskinan khas Ahmad Tohari. Suasana desa yang asri, sungai Cibawor hingga flora fauna banyak muncul di setiap halaman. Momen Kabul memancing dengan pak Tarya, mungkin jadi salah satu yang seru untuk dibaca. 

Interaksi Kabul dengan para pekerja lapangan, Pak Tarya, Basar, dan yang lainnya hangat untuk dibaca. Kecuali Wati dan Mak Sumek, ngeselin banget. Karakter Wati terasa dipaksakan, pelengkap atau bumbu romance saja, dan jujur malah bikin riweh, Kabul kan lagi pusing ngurusin proyek, eh Wati ngambek mulu, elah haha. 

Oh iya aku suka banget momen Biyung, ibunya Kabul nasihatin tetangganya jangan jual semua gaplek ke tengkulak biar gak kelaparan pas musim paceklik. 

Bukunya bagus, ceritanya page-turner, bahasanya mudah dimengerti, halamannya cuma 250an. Namun belum setara dengan keapikan Ronggeng Dukuh Paruk, kemungkinan gara-gara Wati hahaha bercanda. Walau begitu buku Orang-Orang Proyek tetap wajib dibaca!

BELI BUKU ORANG ORANG PROYEK

TONTON REVIEW BUKU YUDICHU DI BAWAH INI

BACA JUGA:

REVIEW BUKU SUNRISE ON THE REAPING

REVIEW BUKU DARI BUMI NUSANTARA KE PIRING KITA

REVIEW BUKU LAUT BERCERITA KARYA LEILA S CHUDORI

REVIEW BUKU RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI

REVIEW BUKU RAFILUS KARYA BUDI DARMA

REVIEW BUKU NY TALIS KISAH MENGENAI MADRAS

REVIEW BUKU WHAT HAPPENED TO YOU MEMAHAMI DAN MENYEMBUHKAN TRAUMA MASA KECIL

REVIEW BUKU ANJING MENGEONG KUCING MENGGONGGONG

REVIEW BUKU SEORANG PRIA YANG MELALUI DUKA DENGAN MENCUCI PIRING

REVIEW BUKU KOLONI KARYA RATIH KUMALA

REVIEW BUKU AS LONG AS THE LEMON TREES GROW KARYA ZOULFA KATOUH

REVIEW BUKU HARIMAU HARIMAU KARYA MOCHTAR LUBIS

REVIEW BUKU WHO MOVED MY CHEESE KARYA SPENCER JOHNSON

REVIEW BUKU FILOSOFI TERAS KARYA HENRY MANAMPIRING

REVIEW BUKU ATOMIC HABITS KARYA JAMES CLEAR

REVIEW BUKU STOLEN FOCUS KARYA JOHANN HARI

REVIEW BUKU GRIT ANGELA DUCKWORTH

REVIEW BUKU HOW TO WIN FRIENDS AND INFLUENCE PEOPLE

REVIEW BUKU RENJANA BERKAWAN DENGAN EJAAN

REVIEW BUKU KEPIKIRAN DANGDUT DAN HAL POP LAINNYA KARYA MAHFUD IKHWAN

REVIEW SANG ALKEMIS KARYA PAULO COELHO

REVIEW BUKU HOW TO DIE KARYA SENECA

REVIEW BUKU SEBERAPA INDIE KARYA HAMZAH MUHAMMAD

REVIEW BUKU SEMUA IKAN DI LANGIT KARYA ZIGGY Zezsyazeoviennazabrizkie

REVIEW BUKU SEPORSI MIE AYAM SEBELUM MATI KARYA BRIAN KHRISNA

REVIEW BUKU JALAN PULANG KARYA MARIA HARTININGSIH

REVIEW BUKU ANIMAL FARM KARYA GEORGE ORWELL

REVIEW BUKU ORANG-ORANG BLOOMINGTON KARYA BUDI DARMA

REVIEW BUKU THE LITTLE PRINCE PANGERAN CILIK

REVIEW BUKU MENGARANG ITU GAMPANG KARYA ARSWENDO ATMOWILOTO

REVIEW KOMIK SI CERDIK MICHAEL

REKOMENDASI 10 BUKU PENGEMBANGAN DIRI UNTUK ANAK MUDA

CARA MENCARI WAKTU UNTUK MEMBACA BUKU

3 HAL INI BIKIN MALES KAMU BACA BUKU

Exit mobile version