Christina Aguilera Rilis Lagu Terbaru Bertajuk Accelerate
Apabedanya.com – Setelah 6 tahun vakum dari album studio, Christina Aguilera akhirnya comeback! Lagu terbarunya berjudul “Accelerate” yang dirilis pada Mei 2018 sebagai single utama dari album Liberation. Lagu ini berbeda banget dari Christina yang dulu. Yuk kita bahas!
Christina Aguilera Rilis Lagu Terbaru Bertajuk Accelerate
“Accelerate” adalah track yang diproduseri oleh Kanye West, Mike Dean, dan pendatang baru Che Pope. Ini pertama kalinya Christina bekerja sama dengan Kanye West, dan hasilnya… eksperimental banget. Lagu ini bergenre R&B eksperimental dengan beat minimalis, synth layers yang aneh, dan vokal Christina yang diolah dengan berbagai efek. Strukturnya nggak konvensional – nggak ada chorus yang catchy seperti lagu-lagu pop biasanya. Justru “Accelerate” lebih ke vibe dan attitude daripada lagu yang mudah diingat.
Video musiknya juga nggak kalah artsy. Disutradarai oleh Zoey Grossman, video ini menampilkan Christina dengan berbagai look – dari glamour old Hollywood sampai avant-garde minimalis. Ada adegan Christina yang basah kuyup, close-up lidah, dan editing cepat yang bikin penonton agak pusing. Jujur, video ini divisive banget – ada yang bilang artistik, ada yang bilang “ini apaan sih?” Tapi justru di situlah poinnya: Christina nggak berusaha mengikuti tren, dia bikin sesuatu yang benar-benar beda.
Lirik “Accelerate” adalah deklarasi kebangkitan. Christina menyanyikan tentang meninggalkan masa lalu dan mempercepat laju ke depan – cocok banget buat comeback setelah 6 tahun absen. Ada baris yang bunyi “Let me be your acceleration” yang jadi hook utama lagu ini. Nggak semudah dinyanyiin kayak “Genie in a Bottle,” tapi punya power tersendiri.
Reaksi penggemar dan kritikus? Campur aduk. Banyak yang kecewa karena berharap Christina akan kembali dengan pop ballad kayak “Beautiful” atau “Hurt.” Tapi fans setia yang paham bahwa Christina selalu berubah dan bereksperimen (dari pop remaja ke Stripped yang gritty, lalu Back to Basics yang retro, ke Bionic yang futuristic) bisa menerima “Accelerate” sebagai early statement of intent: Christina nggak akan main aman.
Yang menarik, “Accelerate” justru bukan lagu terpopuler dari album Liberation. Single kedua “Fall in Line” (duet dengan Demi Lovato) justru lebih diterima secara luas. Tapi sebagai lagu pembuka era baru Christina, “Accelerate” berhasil mencuri perhatian – dan yang paling penting: membuktikan bahwa Christina masih berani mengambil risiko.
Kamu udah dengerin “Accelerate”? Termasuk yang suka atau yang bingung? Lagu Christina favorit kamu sepanjang masa apa? Share di kolom komentar!