10 Fakta Lagu Versace On The Floor Bruno Mars Yang Dibatasi
Apabedanya.com – “Versace on the Floor” adalah salah satu lagu paling romantis dari Bruno Mars, diambil dari album 24K Magic (2016). Lagu ballad R&B ini punya kisah menarik di balik layar – termasuk fakta bahwa lagu ini sempat dibatasi atau dilarang di beberapa tempat. Penasaran? Simak 10 faktanya!
10 Fakta Lagu Versace On The Floor Bruno Mars Yang Dibatasi
1. Ditulis dalam 30 menit: Bruno Mars dan tim penulis lagunya (Shampoo Press & Curl, Brody Brown, dan produser James Fauntleroy) menulis lagu ini dalam waktu yang sangat singkat. Bruno terinspirasi dari lagu-lagu slow jam 90-an seperti Boyz II Men dan Brian McKnight. Dia pengen bikin lagu yang kedengeran kayak “prom slow dance” tapi dengan sentuhan modern.
2. Terinspirasi dari pengalaman pribadi: Dalam wawancara, Bruno mengaku lagu ini terinspirasi dari momen intim ketika dia dan pasangannya berada di kamar hotel mewah – dan gaun Versace sang pasangan jatuh ke lantai. Bukan sekadar metafora, ini momen nyata yang direkam dalam lirik.
3. Dibatasi di beberapa radio: Karena liriknya yang sensual dan “dewasa” – terutama bait “dancing on the sofa” dengan undertone seksual – beberapa stasiun radio di Amerika memilih untuk hanya memutar versi “clean” atau membatasi pemutarannya di jam-jam tertentu. Di beberapa negara konservatif, lagu ini bahkan tidak diputar sama sekali.
4. Versi remix dengan David Guetta: Untuk menambah daya tarik di pasar Eropa dan klub, dirilis versi remix oleh DJ David Guetta. Versi ini lebih upbeat dengan beat EDM tapi tetap mempertahankan vokal Bruno yang lembut. Remix ini membantu lagu ini masuk chart dance club di berbagai negara, termasuk mencapai No. 1 di Billboard Dance Club Songs.
5. Video musiknya dibintangi Zendaya: Meskipun ada beberapa versi video, salah satu versi yang paling ikonik menampilkan Zendaya sebagai model dalam balutan gaun yang elegan. Chemistry mereka di video ini dapat pujian dan memicu rumor kencan – meskipun keduanya membantah dengan tegas.
6. Pengaruh Prince: Bruno Mars secara terbuka mengakui bahwa lagu ini banyak dipengaruhi oleh gaya Prince – yang kebetulan meninggal di tahun yang sama saat album 24K Magic dirilis. Melodi keyboard dan vibe slow jam di lagu ini sangat Prince-esque, dan Bruno menyebut lagu ini sebagai penghormatan tidak langsung ke legenda musik tersebut.
7. Nominasi Grammy: Lagu ini dinominasikan untuk Best R&B Performance di Grammy Awards 2018. Meskipun nggak menang, nominasi ini menegaskan posisi lagu ini sebagai salah satu ballad R&B terbaik di era modern. Penampilan live Bruno di Grammy membawakan lagu ini juga sangat dipuji.
8. Video performance live di Grammy 2017: Sebelum dirilis sebagai single, Bruno sudah lebih dulu membawakan lagu ini di Grammy Awards 2017. Penampilannya yang flawless dengan setelan jas putih dan panggung sederhana jadi bukti bahwa Bruno nggak butuh produksi berlebihan untuk memukau penonton.
9. Proses rekaman di studio Prince: Fakta menarik: sebagian rekaman untuk album 24K Magic termasuk “Versace on the Floor” dilakukan di Paisley Park Studio – studio legendaris milik Prince di Minnesota. Bruno merasa atmosfer studio tersebut memberikan “magic” khusus pada rekamannya.
10. Salah satu lagu wedding favorit: Meskipun (atau justru karena) liriknya yang sensual, lagu ini jadi salah satu pilihan favorit untuk first dance di pernikahan. Banyak pasangan yang memilih lagu ini karena vibenya yang romantis dan slow, cocok untuk dansa pengantin. Ironisnya, lagu yang “dibatasi” justru jadi anthem cinta, kan?
Kamu suka lagu ini? Pernah denger versi remix-nya? Atau justru pasangan kamu yang nyetel lagu ini pas wedding? Share ceritamu di kolom komentar!