Selain Will Smith, Ini Aktor-Aktor Yang Menjadi Biru di Film

Will Smith akan hadir dalam film live-action Aladdin sebagai Genie. Ada yang berbeda kali ini dengan perannya, ia harus tampil biru seperti karakter pada kartunnya. Pada hari Minggu (10/2), Disney merilis special look film Aladdin dengan menampilkan pertama kali Will Smith menjadi biru.

Penampilan biru Will Smith menuai banyak komentar, warganet pun menyamakan dia seperti smurf bahkan suku navi di film Avatar. Nah Will Smith bukan aktor pertama yang totalitas tampil biru di layar lebar. Siapa saja mereka?

Ini Aktor-Aktor Yang Menjadi Biru di Film

Jennifer Lawrence

Foto: 20th Century Fox

Aktris kelahiran 15 Agustus 1990 ini pertama kali memerankan karakter Mystique pada film X-Men First Class (2011). Dilansir dari Business Insider “Dulu (X-Men First Class) menghabiskan delapan jam, sekarang (X-Men: Days Of Future Past) hanya butuh tiga jam saja.” Untuk melewati proses delapan jam itu, Lawrence mengatakan dia akan berdiri atau duduk di atas sepeda untuk dicat.

Michael Rooker

Foto: Marvel Studios

Michael Rooker tampil biru dalam film Guardians of the Galaxy (2014).  Untuk berperan sebagai Yondu, Michael harus dicat selama lima jam, karena karena ada 6 layer yang harus dicat. Wah dilarang gerah ya berarti, nanti bisa luntur.

Karen Gillan 

Foto: Marvel Studios

Masih sama dari film Guardians of the Galaxy, Karen Gillan tampil biru sebagai Nebula. Di film pertama Karen mencukur rambutnya hingga botak, sementara di fim kedua tidak. Di film kedua ia memperkirakan proses makeup-nya yaitu empat jam.

Zoe Saldana

Foto: 20th Century Fox

Berbeda dari aktor lainnya, peran Neytiri di film Avatar (2009), Zoe Saldana tidak menghabiskan waktu berjam-jam untuk dicat. Mereka menggunakan capture motion dan full CGI untuk tubuh Neytiri. Namun untuk perannya sebagai Gamora dalam  Guardians of the Galaxy, dirinya dicat hijau selama lima jam.

Doug Jones

Foto: Columbia Pictures

Berikutnya ada Doug Jones yang berperan sebagai Abe Sapien dalam film Hellboy (2004). Salah satu aspek yang paling mengesankan dari film garapan Guilermo del Toro ini adalah penampian Abe Sapien. Doug menghabiskan lima sampai tujuh untuk di make up sebagai Abe Sapien.

Billy Crudup

Foto: Warner Bros Pictures

Berikutnya ada Billy Crudup yang memerankan karakter Dr. Manhattan dalam film Watchmen (2009). Billy tak harus dicat berjam-jam, dirinya hanya menggunakan sweat suit yang penuh lampu-lampu kecil berwarna biru serta tracking marker. Kecanggihan VFX karakter ini disupervisi oleh John “DJ” Desjardin.

Kira-kira siapa yang lagi aktor yang menjadi biru? Punya pendapat lain? Jangan lupa tulis di kolom komentar ya.

Baca juga:

Selain Will Smith, Ini Aktor-Aktor Yang Menjadi Biru di Film

 

Review Film Passengers, Indahnya Galaksi Namun Cerita Membingungkan

Bintang Hunger Games Jennifer Lawrence kembali meramaikan film akhir tahun 2016, Passengers. Film petualangan science fiction ini digarap oleh Morten Tyldum (The Imitation Game). Kali ini J-Law beradu akting dengan aktor Guardian of the Galaxy Chris Pratt.

Passengers menceritakan 2 orang yang bangun 90 tahun lebih awal dari pod hibernasi di pesawat luar angkasa yang menuju planet baru. Pesawat tersebut bernama Avalon, pesawat yang mengangkut 5000 koloni ke planet bernama Homestead II. Namun tak mudah menuju kesana karena harus memakan waktu selama 120 tahun.

Berawal dari rusaknya pod hibernasi  Jim Preston (Chris Pratt) seorang insinyur mekanik yang harus bangun 90 tahun lebih awal, panik dan bingung karena hanya dirinya yang terbangun. Selama satu tahun lebih dia hidup di kapal Avalon mencoba mengontak awak serta mengecheck pod hibernasi tapi tidak berhasil sama sekali.

Depresi tingkat tinggi hidup sendiri hanya ditemani robot bartender Arthur (Michael Sheen), Jim hampir ingin bunuh diri namun akhirnya mengurungkan niatnya. Dia pun melihat-lihat para penumpang di pod hibernasi dan menemukan  wanita cantik Aurora Lane (Jennifer Lawrence) seorang penulis yang sedang tertidur pulas. Ide gila untuk membangunkannya pun muncul karena saking kesepian dan kagum dengan video profil dari sosok Aurora.

Aurora pun terbangun dan kebingungan mengapa hanya dirinya yang terbangun dan akhirnya bertemu dengan Jim. Jim pun menjelaskan kronologi rusaknya pod hibernasi  milik Aurora dan miliknya, walau sebenarnya yang rusak hanya milik dirinya. Mereka pun semakin dekat dan akrab tapi tidak sadar banyaknya kerusakan yang terjadi dalam Avalon, mau tidak mau mereka harus memperbaiki untuk menyelamatkan para penumpang lainnya.

Review Film Passengers, Indahnya Galaksi Namun Cerita Membingungkan

Bisa dibilang J-Law dan Chris Pratt sukses menjadi pasangan penumpang yang terombang-ambing nasibnya dalam Avalon, so chemistry dari dua aktor ini sangat bagus. Kejenakaan Chris Patt pun cukup diacungi jempol, memerankan Jim penumpang kelas bawah yang hanya bisa sarapan makan sederhana beda halnya dengan Aurora penumpang kelas atas.

  Jennifer Lawrence pun tampil memuaskan sebagai sosok penulis yang haus akan petualangan karena beban sang ayah penulis kenamaaan. Bonusnya kamu bisa sering melihat keseksian J-Law dalam film ini, adegan mandi Chris Pratt pun  tidak boleh dilewatkan. Mungkin sudah takdir, lembaga sensor film Indonesia pun memotong adegan panas Jim dan Aurora.

Simpulannya Passangers cukup menghibur, dengan pemandangan kapal luar angkasa yang mewah, serta pemandangan galaksi yang luas dan indah. Namun sangat disayangkan, akting bagus dari para pemain tidak menolong cerita yang membingungkan dan penuh pertanyaaan. Tidak heran Rotten Tomatoes hanya memberi nilai   32% dari total 190 ulasan. Walau begitu Passengers bisa menjadi pilihan tontonan bagi kamu yang merindukan genre drama sci-fi jika bosan dengan film-film superhero.