|

Apa Bedanya Combro dan Misro

Apabedanya.com – Dua camilan khas Sunda yang sering bikin bingung: combro dan misro. Sekilas mirip – sama-sama berbahan dasar singkong parut, sama-sama digoreng, bentuknya pun mirip bulat lonjong. Tapi isinya beda! Yuk kita bedah lebih detail.

Apa Bedanya Combro dan Misro

Combro adalah singkatan dari “Oncom di Jero” (oncom di dalam). Jadi isinya adalah oncom – fermentasi ampas tahu atau kacang tanah yang dibumbui dengan cabai, bawang, kencur, dan rempah-rempah. Oncom dioseng dulu sampai matang dan kering, lalu dibungkus dengan adonan singkong parut, dan digoreng sampai keemasan. Rasanya gurih, sedikit pedas, dengan tekstur luar yang renyah dan dalam yang lembut. Combro adalah camilan savory – cocok buat yang nggak suka manis. Biasanya disajikan dengan cabe rawit atau sambal kacang.

Misro adalah singkatan dari “Amis di Jero” (manis di dalam). Amis dalam bahasa Sunda berarti manis. Jadi isinya adalah gula merah – gula aren yang dicacah atau disisir, lalu dibungkus dengan adonan singkong parut yang sama seperti combro. Saat digoreng, gula merah di dalamnya meleleh dan menciptakan sensasi lumer yang manis legit di dalam mulut. Rasanya manis alami – nggak pakai gula pasir, murni gula aren. Misro adalah camilan sweet – perfect buat teman ngopi atau ngeteh sore. Beberapa variasi menambahkan parutan kelapa di adonannya untuk tekstur yang lebih kaya.

Persamaan

Keduanya sama-sama berbahan dasar singkong parut yang sudah diperas untuk mengurangi kadar air dan patinya. Adonan singkong ini yang bikin tekstur luarnya renyah dan dalemnya kenyal-empuk. Proses pembuatannya juga mirip: singkong diparut, diperas, diberi sedikit garam, lalu dibentuk bulat pipih, diisi, dan digoreng dalam minyak panas sampai kuning keemasan. Keduanya adalah camilan tradisional Sunda yang sering dijumpai di pasar tradisional, warung, atau sebagai hidangan di acara-acara keluarga.

Tips Membedakan

Kalau kamu beli di pasar dan bingung mana combro mana misro, trik gampangnya: combro biasanya bentuknya lebih lonjong dan warnanya sedikit lebih gelap (karena isi oncom). Misro biasanya lebih bulat dan kadang ada sedikit tetesan gula di permukaannya. Tapi cara paling akurat? Gigit aja – kalau pedas gurih itu combro, kalau manis lumer itu misro. Atau tanya langsung ke penjualnya, mereka pasti senang menjelaskan.

Kamu tim combro atau misro? Atau dua-duanya? Ada tempat combro/misro favorit yang recommended? Share di kolom komentar, siapa tau jadi destinasi kuliner kita!

POST A COMMENT