Review Buku Sunrise on The Reaping karya Suzanne Collins
Apabedanya.com – Kamu mengikuti buku dan film dari The Hunger Games? Kamu harus membaca buku terbaru dari semesta Hunger Games yaitu Sunrise on the Reaping. Berfokus Haymitch saat mengikuti quarter quell kedua, bagaimana kisahnya? Simak review buku Sunrise on The Reaping di bawah ini.
BUKU SUNRISE ON THE REAPING TENTANG APA
Ketika kau dirancang untuk kehilangan semua yang kaucintai, apa yang tersisa untuk diperjuangkan?
Pada hari pemungutan kelima puluh, untuk menghormati Quarter Quell, 48 anak-anak distrik direnggut dari rumah mereka untuk bertarung sampai mati di Hunger Games. Ketika nama Haymitch Abernathy dipanggil sebagai peserta, ia bisa merasakan semua mimpinya hancur. Ia terpisah dari keluarga dan gadis yang ia cintai untuk digiring ke Capitol bersama tiga peserta Distrik 12 lainnya: seorang teman yang ia anggap adik, seorang penghitung peluang yang dibenci, dan seorang gadis paling sombong di kota. Saat Hunger Games dimulai, Haymitch mengerti bahwa ia telah diatur untuk gagal. Tapi ada sesuatu dalam dirinya yang ingin bertarung… dan pertarungan itu bergema jauh melampaui arena yang mematikan
REVIEW BUKU SUNRISE ON THE REAPING
Selesai baca buku Sunrise on The Reaping karya Suzanne Collins. Bukunya depressing and traumatic, benar-benar menyedot energi. Mengisahkan Hunger Games ke-50 atau quartell quell kedua yang mana pesertanya dua kali lipat alias 48 orang. Kisah prekuel ini fokus ke Haymitch, mentor-nya Katniss Everdeen.
Pembaca diajak bernostalgia hunger games, penasaran momen pawai, wawancara, latihan, sampai arena-nya kaya gimana nanti. Namun rasa penasaran malah menampar pembaca, kita dijejalkan banyak kejutan yang jahanam. Baru mulai saja, sudah banyak twist-nya.
Belum lagi banyak momen aksi yang barbar dan gore, brutal-nya next level. Bacanya ngilu banget. Gatau deh nih, nanti versi filmnya dihaluskan apa enggak.
Karakter-karakter di buku ini memorable semua, Haymitch sudah pasti, slengean, rebel pokoknya berandal. Terus ada Lenore Dove yang free spirit dan seniman banget. Terus Maysilee suka, pemberani, sarkas, dan vokal banget, loveeeeee her. Ada Louella/Lou lou yang rapuh. Kemudian ada Ampert, anak baik dan pintar huhu.
Paling kasihan memang Haymitch, backstory-nya tragis. Kita jadi tahu kenapa dia suka mabuk-mabukan. Ibarat sudah jatuh ketiban tangga, terus ketiban tembok juga, genteng juga, semuanya lah kasihan huhu.
Oh iya ada karakter dari Catching Fire yang muncul, beberapa di antaranya versi mudanya Mags dan Wiress, mereka jadi mentor Haymitch. Wiress menang Hunger Games ke 49, diceritakan singkat arena saat itu serba cermin dan dia menang karena berhasil menemukan blind spot berkat kepintarannya. Tidak terbayang kalo di-filmin, gila sih keren.
Walaupun fiksi, kritikan sosial di buku ini relevan banget. Tentang ketimpangan kelas, bertahan hidup, pengorbanan, terus pemerintahan otoriter yang gemar membungkam, mengendalikan, dan menindas warga distrik.
Oh iya di buku ini banyak lirik lagu dan puisi ya. Terus kalo tidak baca atau nonton Hunger Games ingin membaca ini gimana? Harusnya masih aman, soalnya buku ini semacam prekuel atau spin off gitu. Cuma saran, setidaknya nonton filmnya aja supaya mengerti suasana semestanya. Baca versi terjemahannya, lumayan aman dibaca.
Banyak kutipan yang bagus, beberapa ini:
“Aku bisa hidup sepuluh ribu tahun dan tidak akan pernah bisa menghapus pemandangan ini dari ingatkanku.”
BELI BUKU SUNRISE ON THE REAPING

*Film Sunrise on The Reaping akan tayang di bioskop November 2026
TONTON REVIEW BUKU YUDICHU DI BAWAH INI
BACA JUGA:
REVIEW BUKU DARI BUMI NUSANTARA KE PIRING KITA
REVIEW BUKU LAUT BERCERITA KARYA LEILA S CHUDORI
REVIEW BUKU RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI
REVIEW BUKU RAFILUS KARYA BUDI DARMA
REVIEW BUKU NY TALIS KISAH MENGENAI MADRAS
REVIEW BUKU WHAT HAPPENED TO YOU MEMAHAMI DAN MENYEMBUHKAN TRAUMA MASA KECIL
REVIEW BUKU ANJING MENGEONG KUCING MENGGONGGONG
REVIEW BUKU SEORANG PRIA YANG MELALUI DUKA DENGAN MENCUCI PIRING
REVIEW BUKU KOLONI KARYA RATIH KUMALA
REVIEW BUKU AS LONG AS THE LEMON TREES GROW KARYA ZOULFA KATOUH
REVIEW BUKU HARIMAU HARIMAU KARYA MOCHTAR LUBIS
REVIEW BUKU WHO MOVED MY CHEESE KARYA SPENCER JOHNSON
REVIEW BUKU FILOSOFI TERAS KARYA HENRY MANAMPIRING
REVIEW BUKU ATOMIC HABITS KARYA JAMES CLEAR
REVIEW BUKU STOLEN FOCUS KARYA JOHANN HARI
REVIEW BUKU GRIT ANGELA DUCKWORTH
REVIEW BUKU HOW TO WIN FRIENDS AND INFLUENCE PEOPLE
REVIEW BUKU RENJANA BERKAWAN DENGAN EJAAN
REVIEW BUKU KEPIKIRAN DANGDUT DAN HAL POP LAINNYA KARYA MAHFUD IKHWAN
REVIEW SANG ALKEMIS KARYA PAULO COELHO
REVIEW BUKU HOW TO DIE KARYA SENECA
REVIEW BUKU SEBERAPA INDIE KARYA HAMZAH MUHAMMAD
REVIEW BUKU SEMUA IKAN DI LANGIT KARYA ZIGGY Zezsyazeoviennazabrizkie
REVIEW BUKU SEPORSI MIE AYAM SEBELUM MATI KARYA BRIAN KHRISNA
REVIEW BUKU JALAN PULANG KARYA MARIA HARTININGSIH
REVIEW BUKU ANIMAL FARM KARYA GEORGE ORWELL
REVIEW BUKU ORANG-ORANG BLOOMINGTON KARYA BUDI DARMA
REVIEW BUKU THE LITTLE PRINCE PANGERAN CILIK
REVIEW BUKU MENGARANG ITU GAMPANG KARYA ARSWENDO ATMOWILOTO
REVIEW KOMIK SI CERDIK MICHAEL
REKOMENDASI 10 BUKU PENGEMBANGAN DIRI UNTUK ANAK MUDA