Review Series Orange Is The New Black, Getirnya Kehidupan Penjara

Setelah berbulan-bulan menyelesaikan tujuh musim series Orange Is The New Black, di bulan Maret ini saya berhasil menyentuh garis akhir. Serial TV bergenre drama, komedi, dan kriminal ini diciptakan oleh Jenji Kohan. Bagaimana series-nya? Yuk intip reviewnya di apabedanya.com

Series Orange is The New Black menceritakan Piper Chapman, wanita 30 tahun New York yang harus menelan pil pahit saat mengetahui harus masuk penjara karena perbuatannya di masa lampau.

Dulu dia pernah menolong mantan pacaranya Vause untuk membawa koper berisikan uang penjualan narkoba. Karena ulahnya, Piper dikurung di penjara wanita minimum security Litchfield New York.

Piper yang memang terbiasa hidup nyaman kini harus merasakan getirnya kehidupan penjara. Dari sini lah, diselipkan bergama kisah-kisah di balik penjara.

Getirnya Kehidupan Penjara

Sungguh saya menyesal baru menyaksikan series Orange is The New Black, padahal musim pertama mereka dirilis tahun 2013. Maklum ya, dahulu Netflix belum semudah sekarang.

Nah di musim pertama, saya benar-benar terhibur oleh cerita dan pengenalan karakter dari OITNB (Disingkat saja ya). Serial ini akan membuatmu tertawa sekaligus ngeri melihat isi penjara. Hati-hati berkawan malah jadi lawan.

Karakter Piper yang memang paling mencolok karena white girl dan well-educated pun mendapatkan hukuman di hari pertamanya di penjara. Seorang wanita memberikan yogurt, namun Piper berkata “Thank you, makanan di sini ughh ga enak”. Orang-orang meja sekitarnya langsung melotot, ternyata wanita tersebut adalah narapidana yang mengelola dapur dan makanan para narapidana. Alhasil, Piper tidak diberi makan beberapa hari. Sebuah pesan “mulutmu, harimaumu”.

Pengenalan karakter pun dihadirkan secara jenius, yaitu dengan alur maju mundur dan selipan flashback yang mencengangkan. Semua cast tampil apik, rasanya tidak sabar melihat nasib Piper selanjutnya. Oh iya pemeran Piper diperankan oleh Taylor Schilling, yang wajahnya mirip Katy Perry.

Kemudian di musim kedua penonton masih dikejutkan dengan flashback dari setiap karakter. Kita diajak melihat apa yang mereka lakukan di masa lalu sehingga bisa berkumpul di Litchfield. Konflik pun semakin rumit, salah satunya muncul karakter Vee, dijamin deh pasti auto kesel dengan dia.

Di musim ketiga masih melihatkan flashback dari para karakter. Karakter pendukung di series ini cukup banyak, jadi sabar ya. Konflik dan drama makin memanas. Belum lagi melihat kelakuan petugas keamanan penjara, di series itu disebutnya CO. Hadeh bikin kesel, penuh ketidak-adilan dan abuse power.

Piper pun semakin beradaptasi di penjara. Nah episode terakhir di musim ketiga ini sungguh membahagiakan, sebuah danau bisa jadi tempat yang menyenangkan bagi para narapidana. Mereka bisa merasakan kebebasan, walau cuma sementara.

Di musim keempat, suasana semakin genting di penjara Litchfield. Piper pun belajar sesuatu untuk tidak menjadi sok jagoan, sebelumnya dia memilki bisnis aroma celana dalam wanita di penjara dan merasa jadi bos. Namanya juga penjara, pasti ada aja yang syirik.

Di musim keempat ini juga membahas isu pemerkosaan dan diskriminasi ras. Sungguh jelas memang perlakuan orang kulit putih dan hitam di Amerika Serikat. Series ini pun masih jenius dan jenaka, episode terakhir benar-benar menampar dan membuat mata berkaca-kaca. Siapkan tisu!

Nah untuk musim kelima ini benar-benar memuaskan, penonton yang kesal dengan perlakuan sipir Litchfield yang semena-mena akhirnya terwujud. Musim ini hadirkan pemberontakan yang seru, haru, jenaka, dan heroik.

Ada twist tak terduga. Kemudian Danielle Brooks (Taystee) tampil emosional. Beberapa karakter semakin dewasa dan sadar bahwa “penjara” yang mengubah mereka menjadi monster. Sad.

Setelah pemberontakan di musim kelima, balasan kepada para narapidana hadir di musim keenam. Semua tercemplung ke penjara max dan dituntut atas kerusuhan yang terjadi. Penuh drama, trik, dan lebih gelap.

Hubungan Piper dan Alex semakin matang. Sementara sidang Taystee semakin rumit, dia menjadi tumbal dari semuanya. Musim kelima ini brutal di awal, sesak di akhir. Sungguh jenius Jenji Kohan. Tepuk tangan sambil berdiri.

Musim ketujuh (final) merupakan musim yang paling emosional. Fun and poignant at the same time. Para karakter benar-benar terpisah, semua kehilangan, semua hancur, semua move on. Sementara mata penonton dibuat berkaca-kaca.

Serial ini benar-benar mengangkat isu penting di Amerika Serikat. Mulai dari korupsi, diskriminasi ras dan gender, kesehatan mental, imigrasi AS, bagaimana narapidana bebas namun bingung mencari uang di luar sana, dan lain sebagainya. Series ini juga memberi pelajaran akan kehidupan!

Setiap Karakter Melekat di Pikiran

Setiap karakter melekat di pikiran semua orang berkat deretan cast yang berbakat. Piper yang selalu memiliki ide dan konsisten, Vause yang melindungi, kuat di luar, rapuh di dalam.

Red sosok keibuan dari mereka semua, Nicky yang jenaka, Lorna sang pemimpi,Pennsatucky yang awalnya nyebelin namun berevolusi. Kemudian ada Taystee dan Poussey yang pintar, jenaka, dan diremehkan, Suzanne yang baik hati, hingga Cindy yang atraktif dan kocak.

Kemudian ada geng Latina, ada Gloria, sosok keibuan yang pandai memasak, Flaca dan Maritza, iconi duo jenaka, bersiaplah tertawa saat mereka memberi tips make up dari bumbu dapur. Selanjutnya ada Daya suka menggambar jadi tukang narkoba, Aleida ibu durhaka, Maria yang suka banget ngegas dan ribut.

Salut kepada Jenji Kohan yang berhasil menuangkan semua idenya ke dalam series ini. Didukung juga penampilan para cast yang bertalenta, jika disebutkan satu-satu seperti panjang. Semua tampil apik!

Orange is The New Black mendapatkan pujian dari para kritikus. Terbukti serial TV ini mendapatkan 16 nominasi dari Emmy Awards dan memenangkan empat kategori.

Peringatan! Series Orange is The New Black untuk orang dewasa, karena banyak menampilkan adegan seks, kekerasan, bahasa kasar, karakter LGBTQ, dan penggunan obat-obatan terlarang.

Bagi kamu yang ingin nonton series ini bisa di Netflix ya.

Baca juga: Review The Politician, Kampanye Politik Anak SMA Yang Menggigit

Berikut 10 Pokemon Of The Year 2020 Pilihan Warganet

Dalam rangka Pokémon Day, Pokémon bekerja sama dengan Google untuk melakukan voting Pokémon of the Year 2020. Jadi jika kamu memiliki akun Google bisa voting Pokemon favorit kamu dari setiap region. Nah hasilnya sudah ditentukan? Siapa saja yang masuk Pokemon of The Year pilihan warganet? Berikut daftarnya.

Gengar

Di posisi kesepuluh ada Pokémon bertipe ghost dan potion. Gengar menjadi top 10 Pokemon of The Year 2020. Gengar dapat berevolusi menjadi Mega Gengar, dan di gim Pokemon Sword and Shield bisa menjadi Gigantamax Gengar.

Gardevoir

Di posisi kesembilan ada Gardevoir. Pokemon bertipe psyhchic dan fairy ini menjadi favorit para warganet. Gardevoir bisa bermega evolusi.

Rayquaza

Berikutnya ada Rayquaza yang menduduki posisi 8. Pokemon legendaris ini pertam kali muncul di generasi ketiga. Bertipe flying dan dragon, Rayquaza dapat bermega evolusi.

 Garchomp

Pokemon of The Year 2020 berikutnya ada Garchomp di posisi 7. Pokemon bertipe dragon dan ground ini merupakan hasil evolusi dari Gible dan Gabite. Oh iya Garchomp juga dapat bermega evolusi.

Sylveon

Nah di posisi keenam ada Sylveon. Ia merupakan salah satu evolusi dari Evee yang bertipe fairy. Tidak heran Sylveon masuk ke Pokemon of The Year 2020 karena cantik menggemaskan.

Baca juga: Yuk Kenalan Dengan 3 Pokemon Starter di Pokemon Sun Moon

Umbreon

Berikutnya ada Umbeon. Pokemon evolusi dari Evee bertipe dark ini pertama kali muncul di generasi kedua. Perpaduan warna hitam dan kuning menjadi alasan Umbreon masuk ke daftar Pokemon of The Year 2020.

Charizard

Ini dia pokemon kesukaan banyak orang. Charizard berhasil menduduki posis keempat. Pokemon bertipe fire dan dragon ini bisa berevolusi menjadi Mega Charizard X, Mega Charizard Y, dan Gigantamax Charizad. Keren bukan?

Mimikyu

Pokemon of The Year 2020 selanjutnya adalah Mimikyu. Eits, dia bukan evolusi dari Pikachu ya. Pokemon bertipe ghost dan fairy ini hadir di generasi 7. Sosok Mimikyu sebenarnnya ada di dalam, luarnya hanya untuk penyamaran.

Lucario

Nah posisi kedua ada pokemon bertipe fighting dan steel. Lucario pun dapat bermega evolusi dan menjadi favorit di gim pokemon.

Greninja

Ini dia juara Pokemon of The Year 2020, Greninja. Pokemon bertipe water dan dark ini mengejutkan banyak orang. Pasalnya ikon Pokemon Pikachu saja tidak masuk ke top 10. Walau begitu Greninja berhasil mengalahkan kepopuleran Charizard.

Nah apakah pokemon favorit kalian masuk ke daftar Pokemon of The Year 2020? Kalau belum, kalian bisa voting di tahun depan ya!

Baca juga: Kenalan dengan Pokemon Starter Sword and Shield

Umumkan Reuni, Ini 10 Episode Terlucu Friends

Mencari rekomendasi episode terlucu Friends? Serial TV ikonik yang dibintangi Jennifer Aniston, Courteney Cox, Lisa Kudrow, Matt LeBlanc, Matthew Perry, dan David Schwimmer ini baru saja mengumumkan akan reuni. Terdiri dari 10 season, episode mana yang lucu? Yuk simak daftarnya.

“The One With the Blackout” (Season 1, Episode 7)

Episode terlucu Friends yang satu ini menceritakan Chandler yang terjebak di ATM saat mati listrik se-New York. Di sana Chandler terjebak berdua dengan seorang model, dan dirinya kikuk mengajak ngobrol. Sementara yang lainnya terjebak di apartemen, Rachel bertemu Paolo ketika Ross mencoba mengungkapkan perasaannya.

“The One With Unagi” (Season 6, Episode 17)

Episode ini berkisah tentang Rachel dan Phoebe yang sedang mengikuti kelas pertahanan diri. Kemudian Ross yang telah berlatih karate bertahun-tahun memberikan trik “unagi” kepada mereka. Mengapa lucu? Cara Ross menjelaskan unagi yang jenaka, begitupun Rachel dan Phoebe. Momeen terlucu saat Ross dikejutkan oleh mereka berdua dan teriak kencang. Benar-benar episode terlucu Friends.

Baca juga: Review: Chilling Adventures of Sabrina, Gelap, Mencekam dan Jenaka

“The One Where Everybody Finds Out” (Season 5, Episode 14)

Jika harimu sedang mendung, tontonlah episode ini. Dijamin kamu akan terbahak-bahak. Episode ini menceritakan semua orang telah tahu hubungan Monica dan Chandler, namun sebelum itu Phoebe mencoba menggoda Chandler dengan gaya uniknya. Bonusnya? Saat Ross mengetahui Chandler mengencani adiknya lewat jendala apartemennya.

“The One With the Embryos” (Season 4, Episode 12)

Berikutnya ada episode saat Joe, Chandler, Monica, dan Rachel bermain game trivia yang dibuat oleh Ross. Pertanyaan-pertanyaan tentang diri mereka masing-maisng akan menghiburmu. Taruhan yang kalah semakin menantang, momen terlucu saat Rachel salah menebak pekerjaan Chandler.

“The One With All the Resolutions” (Season 5, Episode 11)

Nah di episode ini tak kalah lucunya. Mereka mencoba resolusi baru di tahun baru. Joe belajar bermain gitar, Phobe pilot pesawat, Chandler berhenti mengejek, Monica mengambil lebih banyak foto, Rachel mengurangi gosipnya, dan Ross mencoba sesuatu baru. Paling lucu, saat Ross mengenakan celana kulit saat berkencan dan tak bisa melepaskannya.

“The One Where Ross Got High” (Season 6, Episode 9)

Episode terlucu Friends berikutnya ketika Ross ketawan pernah teler saat kuliah. Belum lagi Joey dan Ross yang ingin ke acara supermodel, Rachel yang mengacaukan dessert. Semua rahasian Monica dan Ross pun terbongkar di acara Thanksgiving. Bersiap lah tertawa!

Baca juga: Review The Politician, Kampanye Politik Anak SMA Yang Menggigit

“The One with Phoebe’s Birthday Dinner” (Season 9, Episode 5)

Berikutnya episode makan malam di ulang tahun Phoebe. Semuanya terlambat, kecuali Phoebe dan Joey. Monica dan Chandler berdebat karena sedang berusaha untuk hamil, Rachel yang panik meninggalkan Emma dan Ross sibuk meyakinkannya semua akan baik-baik saja. Bagian terlucu saat Phoebe diminta pindah ke meja lebih kecil dan meneriaki Judy.

“The One With Joey’s New Brain” (Season 7, Episode 15)

Episode terlucu Friends selanjutnya ketika karakter Joey terbangun dari koma berkat transplant otak dalam serial serial Days of Our Lives comes. Karena mendapatkan otak baru dari karakter Cecilia Monroe, Joey pun meminta saran kepada karakter itu. Kemudian Ross yang memaksa untuk memainkan bagpipes di pernikahan Moncia. Bagian terlucu saat Monica bertemu pemeran karakter Cecilia Monroe dan meninta ditampar.

“The One in Massapequa” (Season 8, Episode 18)

Di episode ini ada ada bintang tamu Alec Baldwin yang memerankan Parker, kekasih Phoebe. Parker sangat antusias dengan kehidupan dan segala hal, yang lainnya risih mendengarnya. Mereka semua berkunjung ke perayaan pernikahan Judy dan Jack, di mana Monica menyiapakan speech agar orang tuanya menangis seperti Ross di tahun lalu.

“The One Where no One’s Ready” (Season 3, Episode 2)

Episode terlucu Friends berikutnya ketika Ross sibuk menyuruh teman-temannya bersiap ke acara museum. Namun Joey dan Chandler sibuk berebut kursi di tempat Monica. Rachel yang tidak bisa menentukan dress mana yang mau ia pakai. Monica resah dengan voicemail dari sang mantan Richard, dan dress Phoebe terkena makanan. Semunya riweh!

Kalian punya episode terlucu Friends lainnya? Tulis di kolom komentar.

Baca juga: 10 Fakta Serial TV Russian Doll Netflix