Apa Bedanya Impulsif dan Kompulsif

Sering mendengar kata impulsif dan kompulsif? Apalagi kalau teman yang gemar berbelanja terus kemudian berkata “duh, suka impulsif deh kalo belanja.” Nah apa bedanya impulsif dan kompulsif? Yuk kita ulas perbedaanya.

Apa Bedanya Impulsif dan Kompulsif

Pengertian impulsif berdasarkan KBBI adalah bersifat cepat bertindak secara tiba-tiba menurut gerak hati. Apabila perilaku seseorang yang tiba-tiba berubah, tiba-tiba di luar rencana, atau sebuah sikap yang tidak didukung alasan yang kuat. 

Menjadi impulsif biasanya saat seseorang bertindak berdasarkan instingnya. Perbedaan yang menonjol antara impulsif dengan kompulsif terletak pada perilaku kompulsif terencana, sementara perilaku impulsif tidak direncanakan.

Contoh impulsif sering kita lihat, misalnya seseorang tidak bisa mengontrol diri untuk membeli barang yang tidak penting atau bahkan sulit mengendalikan emosi. Orang itu membeli tanpa alasan dan berpikir akan membutuhkan barang tersebut atau tidak. 

Pengertian kompulsif berdasarkan KBBI adalah bersifat mendorong: 2 bersifat memaksa. Perilaku Kompulsif merupakan suatu gangguan kecemasan di mana pikiran dipenuhi dengan pikiran yang menetap dan tidak dapat dikendalikan dan individu dipaksa untuk terus-menerus mengulang tindakan tertentu.

Perilaku ini menyebabkan distress yang signifikan dan mengganggu keberfungsian sehari-hari. Contoh obsesi kompulsif misalnya kamu memeriksa apakah pintu depan sudah terkunci berulang-ulang kali atau kaleng di dapur harus selaras dan berbaris sempurna.

Kamu punya pendapat lain mengenai perbedaan impulsif dan kompulsif? Yuk tulis di kolom komentar.

Baca juga: Apa Bedanya Jalur dan Lajur

Apa Bedanya Jalur dan Lajur

Mungkin kamu pernah bertanya apa bedanya jalur dengan lajur. Keduanya terasa sama di telinga dan biasanya di jalanan, padahal artinya berbeda loh. Mari kita ulas perbedannya.

Berdasarkan KBBI, jalur berarti kolom yang lurus; garis lebar; setrip lebar; ruang di antara dua garis pada permukaan yang luas. Jika masih bingung, jalur merupakan bagian jalan yang dipergunakan untuk lalu lintas kendaraan, contohnya jalur tol.

Baca juga: Apa Bedanya Impulsif dan Kompulsif

Apa Bedanya Jalur dan Lajur

Sementara arti lajur berdasarkan KBBI adalah deret beberapa benda (orang dan sebagainya) yang merupakan baris atau banjar. Lebih jelasnya, lajur bagian jalur yang memanjang dengan atau tanpa marka jalan, memiliki lebar cukup untuk satu kendaraan bermotor sedang berjalan, selain sepeda motor.

Berikut gambar penjelasaan perbedaan Jalur dan Lajur

Sumber : Federal Mobil

Kamu punya pendapat lain tentang jalur dan lajur? Yuk tulis di kolom komentar.

Baca juga: Apa Bedanya Visi dan Misi

Review Album Taylor Swift Lover, Selebrasi Cinta dan Pendewasaan Diri

Taylor Swift kembali dengan album teranyarnya bertajuk “Lover”. Album ketujuh ini menjadi album pertama Taylor dibawah naungan Republic Records. Seperti yang kita tahu, penyanyi kelahiran 13 Desember 1989 ini hengkang dari Big Machine records setelah 12 tahun bersama.

Mari kita review album Taylor Swift “Lover”. Album ini diproduseri oleh Jack Antonoff, Joel Little, Louis Bell, Frank Dukes, dan Sounwave. Sementara Taylor menjadi executive producer.

Jika membandingkan album “Lover” dengan “Reputation” jelas berbeda. Album ini merupakan selebrasinya akan cinta, tampil berwarna, dan ceria. “Lover” ibarat sinar matahari di pagi hari dan “Reputation” sinar bulan di malam hari.

Lover: Selebrasi Cinta dan Pendewasaan Diri

Taylor memilih lagu “Me” featuring Brandon Urie sebagai first single. Lagu bergenre bubblegum pop ini mencuri perhatian karena sungguh berbeda dari lagu Taylor sebelumnya. Taylor hadirkan banyak warna di video musiknya, dan kucing tentunya.

Kemudian Taylor merilis single “You Need to Calm Down”, sebuah anthem yang ditujukan kepada homopobik, dengan menggandeng banyak seleb di video musiknya. Berikutnya ia merilis single “Lover”, ia kembali dengan slow country menggemaskan. “I’ve loved you three summers now, honey, but I want ’em all.”

Album “Lover” dibuka dengan lagu “I Forgot That You Existed” sebuah lagu perpisahan yang ceria yang terinspirasi dari momen Reputation. Berikutnya ada lagu “Cruel Summer” yang akan menjadi lagu favorit kalian, Demi Lovato pun menyukainya. Dalam lagu ini terasa sekali album 1989 vibes-nya.

Berikutnya ada lagu “The Man” yang akan menghentak kalian. Lewat lagu uptempo ini Taylor membayangkan bagaimana perlakuan media terhadapnya jika dia seorang laki-laki. Nah selanjutnya ada lagu “The Archer”, lagu ballad yang mirip “All Too Well” dengan lirik yang sangat artsy. “I’ve been the archer, I’ve been the prey, whho could ever leave me darling… but who could stay?”

Kemudian ada lagu “I Think He Knows” lagu elektro-pop yang menghentak, referensi ke Music Row di Nashville. Nah lagu yang wajib dengar berikutnya “Miss Americana & The Heartbreak Prince”, lagu synth pop suram dengan vibes Lana Del Rey.

Berikut juga menjadi lagu favorit dari album Lover, yaitu “Paper Rings”. Lagu pop-punk ini akan menghentak harimu. Kemudian ada “Cornelia Street”, lagu ballad yang judulnya merupakan sebuah jalan di Greenwich Village, tempat dahulu Swift menyewa sebuah apartemen. Galau? Pastinya.

Baru putus? Mungkin kamu harus dengar “Death by Thousand Cuts”. Kemudian ada “London Boy” yang dia dedikasikan untuk Joe Alwyn tentunya, dalam lagu ini ada suara Idris Elba dan James Corden, mereka dan Taylor hadir di film musikal Cats.

Berikutnya ada lagu ballad “Soon You’ll Get Better” lagu ballad tentang perjuangan ibunda Taylor melawan kanker dan berkolaborasi dengan Dixie Chicks. Bergenre R&B dengan irama Saxophone, kamu akan mendengarkan itu di lagu “False God”.

Lewat lagu ballad “Afterglow” mengungkapkan permintaan maafnya kepada hubungan-hubungan terdahulunya yang gagal. Berikutnya ada lagu indie-pop “It’s Nice to Have a Friend”, instrumental dalam lagu ini tidak akan kamu temukan di album manapun.

Album “Lover” ditutup dengan lagu ballad yang membantah lagu “Red”. Ia mengungkapkan lewat lirik “I once believed love would be (Burning red)
But it’s golden. Like daylight.”
Lewat lagu ini menyampaikan pendewasaan dirinya akan cinta dan patah hati.

Nah apa lagu favorit kamu dari album Lover?



Baca juga: Ini Perbedaan Taylor Swift Dulu dan Sekarang

Apa Bedanya iPhone 11, 11 Pro, dan 11 Pro Max

Apple baru saja mengumumkan iPhone terbaru mereka, iPhone 11, iPhone 11 Pro dan iPhone Pro Max. Siap-siap terkejut dengan segala fitur teranyarnya. Yuk cek perbedaan dari ketiga ponsel ini.

Ketiga ponsel ini memiliki fitur lebih canggih dari iPhone XS, XR, dan XS Max. Persamaan iPhone 11, iPhone 11 Pro dan iPhone Pro Max, mereka dibekali prosesor Apple A13 Bionic, diakui sebagai chip tercepat.

Lebih lengkapnya lagi kita simak perbedaan iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone Pro Max satu per satu.

Apa Bedanya iPhone 11, 11 Pro, dan 11 Pro Max

Specs iPhone 11

Layar iPhone 11 berukuran 6,1 inch dengan resolusi 878 x 1792 dan bobot 194 gram. Untuk RAM iPhone 11 sebesar 4G dan media penyimpanan tersedia 64 GB, 128 GB, dan 256 GB.

Kamera depan iPhone 11 dipasangkan kamera 12 megapiksel dengan fitur TrueDepth kamera yang bisa dirotasi untuk mengambil gambar berorientasi landscape. Selain itu fitur kecenya bisa merekam video slow motion 120 FPS yang dikenal sebagai “slofie”.

Nah kamera belakangnya terdapat dua, masing-masing 12 megapiksel berfungsi untuk fitur wide dan ultra wide.

Simcard di iPhone 11 bias single ataupun dual SIM dengan ukuran nano. Kemudian berbekal iOS 13, baterai ponsel ini berkapasitas 3.110 mAh. Pilihan warna ada White, Red, Black, Green, Yellow, dan Purple.

Nah terakhir kita bahas harga iPhone 11, di Amerika Serikat untuk 64 GB dibanderol seharga 699 dollar AS (Rp 9,8 juta), untuk yang 128 GB seharga 749 dollar AS (Rp 10,5 juta) dan nutum 256 GB dihargai 849 dollar AS (Rp 11,9 juta).

Specs iPhone 11 Pro

Berikutnya kita bahas iPhone 11 Pro, apa bedanya dengan iPhone 11? Layar iPhone 11 Pro berukuran 5,8 inch dengan resolusi layar 1125 x 2436 dan bobot 188 gram, lebih ringan. RAM dari iPhone 11 Pro lebih unggul yaitu, 6 GB. Media penyimpanannya tersedia 64 GB, 256 GB, dan 512 GB.

Kamera iPhone 11 Pro dibekali 12 megapiksel untuk kamera depan dan bsi Face ID. Sementara kamera belakangnya pun serupa 12 megapiksel, fiturnya wide, ultrawide dan optical zoom. Oh iya untuk konektor, 2.0 priprietary reversible connector.

Simcard iPhone 11 Pro pun mendukung single dan dual SIM ukuran nano. Baterai ponsel ini berkapasitas 3.190 mAh. Dengan iOs 13 dan konektor 2.0 priprietary reversible connector. Pilihan warna lebih banyak, mulai dari Space Gray, Midnight Green, Silver, hingga Gold.

Lanjut harga dari iPhone 11 Pro, di Amerika Serikat sendiri untuk 64 GB dihargai 999 dollar AS (Rp 14 juta), untuk 256 GB dihargai 1.149 dollar AS (Rp 16,1 juta), dan terakhir untuk 512 GB – 1.349 dollar AS (Rp 18,9 juta). Waw siap-siap menguras kantong nih.

Baca juga: Apa Bedanya iOS 13, Berikut Fitur-Fitur Terbarunya

Specs iPhone 11 Pro Max

Terakhir kita bahas iPhone 11 Pro Max, hmm kira-kira apa ya keunggulannya? Sudah pro, ada max-nya pula. Layar ponsel ini berukuran 6,5 inci dengan resolusi 1242 x 2688 piksel. Lebih lebar dari kedua adiknya.

RAM iPhone 11 Pro Max serupa dengan 11 Pro, yaitu 6 GB. Media penyimpanan pun sama, 64 GB, 256 GB, dan 512 GB. Bobot ponsel ini 226 gram, paling berat dari kedua adiknya.

Nah untuk kamera masih serupa dengan 11 Pro, iPhone 11 Pro Max dibekali kamera depan 12 megapiksel bisa untuk Face ID dan tiga buah kamera belakang 12 megapiksel dengan fitur wide, ultrawide dan optical zoom.

Ini yang membedakan iPhone 11 Pro Max dari kedua adiknya, kapasitas baterainya lebih besar yaitu 3.500 mAh. SIM card pun bisa single dan dual sim. Dengan iOs 13 dan konektor 2.0 priprietary reversible connector. Pilihan warna pun tak berbeda yaitu Space Gray, Midnight Green, Silver, dan Gold.

Terakhir kita bahas harga yang ditawarkan di Amerika Serikat. Untuk 64 GB dihargai 1.099 dollar AS (Rp 15,4 juta), untuk 256 GB dihargai 1.249 dollar AS (Rp 17,5 juta), dan untuk 512 GB dihargai 1.449 dollar AS (Rp 21 juta).

Bila disimpulkan, yang membedakan iPhone Pro 11 Max ini ukuran layar, kapasitas baterai, bobot ponsel, dan jelas harganya. Nah bagaimana kalian tertarik kah menanti ponsel iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max ini datang ke Indonesia.

Baca juga:

Apa Bedanya iPhone SE 2020, Berikut Fitur Terbarunya

Apa Bedanya iPhone XS, XR, dan XS Max




10 Fakta Film Midsommar Yang Sempat Batal Tayang

Moviegoers sempat cemas saat pihak distributor film Midsommar mengumumkan film ini sempat diundur. Ini karenakan banyaknya potongan dari lembaga sensor film di Indonesia. Namun berbahagia lah kalian para moviegoers, karena film karya Ari Aster ini hadir di bioskop mulai 11 September 2019.

Sinopsis film Midsommar

Film Midsommar bercerita tentang Dani dan Christian, hubungan sepasang kekasih ini sedang bermasalah. Mereka mengunjungi festival musik panas bersama teman-teman di Swedia. Di awal semua mulus bagaikan di surga hingga akhirnya berakhir menjadi mimpi buruk yang mengerikan.

Foto: A24

Nah cari tahu yuk, fakta-fakta film Midsommar yang kontroversial ini.

10 Fakta Film Midsommar

  1. Walau dalam cerita berset di negara Swedia, film ini sebagian besar syuting di negara Hungaria.
  2. Referensi visual Ari Aster untuk cerita rakyat Skandinavia terinspirasi dari film Black Narcissus (1947), Hard to Be a God (2013), Macbeth (1971), dan Tess (1979).
  3. Karakter Mark (Will Poulter) menampilkan fobia kutu yang ekstrem, ini berdasarkan pada ketakutan yang sama dengan sang sutradara. Ari pun fobia akan terhadap kutu dan penyakit. Seperti Mark, Aster mengenakan dua pasang kaus kaki di atas celana jinsnya untuk memastikan ia tidak akan menerima gigitan serangga.
  4. Menurut Ari Aster, film ini dimaksudkan untuk menjadi film horor pertamanya karena Hereditary hanya dimaksudkan sebagai drama keluarga.
  5. Dalam naskah, Dani dan teman-temannya semua tinggal di New York dan orang tuanya tinggal di Minnesota. Seharusnya untuk menghemat uang, semua adegan AS difilmkan di Utah.
  6. Walaupun berjudul sama dan keduanya film horor yang dibuat di Swedia, film ini tidak terkait dengan Midsummer, film cult classic Denmark (2003).
  7. Pemeran Josh, William Jackson Harper merupakan satu-satunya aktor Amerika dalam film ini. Jack Reynor, meskipun lahir di Colorado, ia adalah orang Irlandia, Florence Pugh dan Will Poulter adalah orang Inggris. Semua aktor pendukung lainnya adalah Swedia, Inggris, atau Hongaria.
  8. Jack Reynor dan Will Poulter sebelumnya pernah beradu akting dalam film di Glassland (2014) dan Detroit (2017).
  9. Produksi untuk film ini diumumkan segera setelah Hereditary dirilis.
  10. Durasi film Midsommar untuk penonton di Indonesia 138 menit

Rating film Midsommar untuk umur 21 tahun ke atas ya. Kalian sudah nonton film ini? Yuk review filmnya di kolom komentar di bawah ini.

Baca juga: Review Film: Hereditary, Film Horor Yang Membuatmu Kacau Balau