Tempat Wisata Hong Kong Wajib Dikunjungi

Berencana liburan ke Hong Kong? Mencari destinasi wisata yang cocok di Hong Kong. Tenang saja, Apabedanya.com akan memberikan beberapa rekomendasi tempat wisata Hong Kong.

Untuk penerbangan ekonomi ke Hong Kong jarang ada yang direct flight, biasanya harus transit terlebih dahulu di Singapore, Kuala Lumpur atau Bangkok. Jika ada uang lebih mungkin kalian bisa memilih kelas bisnis.

Nah pembayaran di sana lebih banyak cashless, paling populer yaitu Octupus card. Kartu ini mirip dengan Flazz, e-money dan sejenisnya. Kamu bisa membelinya di Klook, kemudian diambil di airport.

Penggunaan Octopus Card di Hong Kong

Foto: Tri Wahyudi @yudichu

Octopus card ini bisa dipakai untuk naik MTR, membayar di mall, di tempat makan, 7-Eleven, karena semuanya menerima Octopus Card. Untuk mengisi saldo kamu hanya perlu cari mesinnya di stasiun MRT dan masukkan uang kertas ke dalam mesin.

Baca juga: Berburu Foto Lucu di LINE Village Bangkok Thailand

Melihat permainan lampu A Symphony of Lights

Hong Kong terkenal dengan gedung-gedung pencakar langitnya. Nah ini menjadi senjata mereka untuk menarik banyak turis. Salah satunya adalah pertunjukkan A Symphony of Lights, yaitu gedung-gedung tinggi memamerkan lampu dan suara setiap jam 8 malam. Kira-kira ada 42 gedung yang berpartisipasi.

Foto: Tri Wahyudi @yudichu

Untuk menyaksikan ini kamu bisa menuju ke daerah Tsim Tsa Tsui. Untuk ke sana kamu bisa naik MTR turun di stasiun Tsim Tsa Tsiu dan searh di google maps jalan ke arah Hong Kong Culture Center, di situ kamu akan menemukan banyak turis yang sedang menanti pertunjukkan.

Nah daerah Tsim Tsa Tsui juga dipenuhi tempat belanja brand-brand kelas atas. Namun jika kamu mau berkuliner di sana juga banyak jajanan enak. Contohnya ada pan fried buns di Cheung Hing Kee Shanghai.

Baca juga: Sehari Bertualang di GWK Bali

Mencoba Beragam Permainan di Disneyland Hong Kong

Disneyland Hong Kong menjadi Disneyland terdekat dari Indonesia. Jadi jika ke Hong Kong wajib lah mampir ke sini. Tiket Disney tersedia di lokasi dan pembelian online. Untuk ke sana kamu bisa menaiki MTR dan transit di stasiun Sunny Bay. Dari situ akan ada MTR khusus menuju Disneyland Resort.

Foto: Koleksi pribadi


Permainan di Disneyland Hong Kong itu banyak banget. Jadi memang harus seharian di sana. Permainan wajib coba yaitu Hyperspace mountain Star Wars, tapi ingat ini roller coaster menegangkan dan sangat curam dalam ruangan super gelap jika takut, jangan.

Kemudian ada gajah Dumbo terbang, Cinderella Carousel, Mad Hatter Tea Cups, Rumah pohon Tarzan, Jungle Cruise River dan yang terkenal Big Grizzly Mountain Runaway Mine Cars.

Foto: Tri Wahyudi @yudichu

Untuk atraksi 3D ada Iron Man Experience, Ant-Man and The Wasp Nano Battle, The Many Adventures of Winnie the Pooh, dan Mickey Philhar’sMagic. Eits jangan ketinggalan ke Sleeping beauty castle dan menonton parade karakter Disney pada pukul 3 sore.

Terakhir kamu harus main ke Toystory Land, foto-foto dengan bola pixar raksasa, Woody dan teman-temannya. Oh iya di sana juga ada permainan menegangkan seperti RC racer dan Toy Soldier Parachute Drop. Mungkin yang aman ada Slinky Dog Spin.

Foto: Tri Wahyudi @yudichu

Saat saya ke sana ada atraksi spesial yaitu Festival of the Liong King selama 30 menit. Anggap saja menonton musikalnya, atraksi ini bisa kamu temukan di Adventureland.

Baca juga: Karakter Baru di Film Toy Story 4

Melihat Pemandangan Hong Kong dari Kereta Gantung Ngong Ping 360

Berikutnya kamu wajib coba, yaitu naik kereta gantung Ngong Ping 360. Kereta gantung ini bermula dari daearah Tung Chung menuju Ngong Ping village. Untuk ke Tung Chung kamu bisa naik MTR, semuanya serba terhubung dengan MTR.

Foto: Tri Wahyudi @yudichu

Tiket Ngong Ping 360 kamu bisa beli online, kalau saya beli di Klook. Ada 2 kategori, standar cabin dan crystal cabin. Apa bedanya? Standar cabin antreannya lebih panjang dan sementara crystal cabin bagian bawah keretanya kaca jadi kita bisa melihat laut hutan di bawah kita. Berani?

Sesampainya di Ngong Ping village akan banyak tempat berbelanja, tempat makan bahkan ada 7-Eleven. Kemudian kamu bisa bekunjung ke Tian Tan Buddha dengan menaiki tangga yang cukup tinggi.

Foto: Tri Wahyudi @yudichu

Simak juga thread Twitter trip ke Hong Kong di bawah ini

Baca juga: 5 Tempat Wisata Wajib Dikunjungi di Bangkok Thailand

Karakter Baru di Film Toy Story 4

Dinanti-nanti akhirnya film Toy Story 4 tayang di bioskop Indonesia. Siapa yang rindu Woody dan teman-temannya. Kemudian siapa saja karakter baru di film Toy Story 4?

Kisah Woody, Buzz Lightyear, Jessie dan teman-teman lainnya berlanjut di rumah Bonnie. Mereka bertemu teman baru bernama Forky, yang dibuat oleh Bonnie. Siapa lagi mainan barunya? Yuk simak daftar di bawah ini:

Karakter Baru di Film Toy Story 4

Forky

Forky merupakan mainan berbentuk sendok garpu yang diberi mata dan kaki dari stick ice cream. Bonnie membuatnya saat di kelas. Karakter Forky diisi suara oleh aktor dan komedian Tony Hale.

Gabby Gabby

Gabby Gabby merupakan boneka pullstring seperti Woody, namun suaranya rusak. Ia tinggal di toko barang antik bersama rekannya Benson. Gabby Gabby diisi suara oleh Christina Hendricks. Aktris peraih Emmy Awards ini terkenal lewat serial TV Mad Men.

Benson

Benson merupakan boneka ventriloquist yang tidak bisa berbicara, ia merupakan rekan dari Gabby Gabby dan suka berpatroli di toko barang antik.

Bunny and Ducky

Bunny merupakan boneka kelinci dan Ducky boneka bebek. Mereka merupakan mainan hadiah yang ditempel di dinding menunggu seorang anak memenangkan permainan di karnaval. Bunny dan Ducky diisi suara oleh Keegan-Michael Key dan Jordan Peele .

Baca juga: 10 Fakta Film Us Yang Mengejutkan

Giggle McDimples

Giggle McDimples merupakan boneka plastik mini dengan nama yang sama di tahun 1980-an. Giggle merupakan sosok penolong dan pemberi saran, ia bersahabat dengan Bo Peep. Suara mainan mungil ini diisi oleh Ally Maki.

Duke Caboom

Duke Caboom merupakan mainan pemberani Kanada yang mengendarai motor. Dia masih galau karena mengecewakan pemiliknya sebelumnya, tidak dapat melakukan aksi yang dijanjikan iklan komersialnya. Karakter jenaka ini diisi suara oleh Keanu Reeves.

Foto: Disney Pixar

Baca juga: 20 Fakta Keanu Reeves, Aktor Pemeran John Wick

Apa Bedanya iOS 13, Berikut Fitur-Fitur Terbarunya

Apple akhirnya membeberkan fitur iOS 13 di panggung Worldwide Developers Conference atau sering disebut WWDC 2019. Jadi apa bedanya iOS 13? Yuk kita simak fitur-fitur terbarunya.

Wakil Presiden Senior Apple Craig Federighi mengatakan, Apple akan menghadirkan peningkatan pada iOS 13 dan software ini juga menawarkan beberapa keunggulan yang lebih dari versi sebelumnya.

Fitur-Fitur Terbaru iOS 13

Performa Meningkat

Pembaruan iOS 13 ini, Apple menjanjikan Face ID akan membuka kunci 30 persen lebih cepat dan aplikasi akan terbuka dua kali lebih cepat pada iOS ini. Keren kan?

Dark Mode

Apple akan menghadirkan dark mode pada iOS 13. Semua aplikasi yang dibuat oleh Apple telah mendukung tampilan ini.

Keyboard Swipe Teranyar

Apple juga memperbarui keyboard standarnya dengan fitur baru. Fitur tersebut yaitu swipe alias geser, mirip pada keyboard SwiftKey, Swype, atau Gboard yang sudah ada. Sebutan untuk keyboard swipe ini adalah “Quick Path”.

Reminder

Apple juga menghadirkan pembaruan Reminder pada iOS 13. Apple menambahkan fungsi “Today”, “Scheduled”, “Flagged”, dan “All” sebagai pilihan penyaringan untuk menyortir tugas.

Tak hanya itu, Apple juga menghadirkan tampilan baru. Reminder ini akan terintegrasi AI, ketika pengguna mengetik pengingat otomatis memberi saran terhadap sesuatu yang ingin diingatkan.

Photos

iOS 13 juga menambahkan banyak efek pengeditan pada foto dan video. Misalnya, pengguna dapat memutar video dan menerapkan segala macam efek.

Apple juga memperkenalkan cara baru untuk menelusuri foto-foto. Apple menghapus duplikat. Sekarang ada tab Hari dan Bulan untuk menelusuri foto , dan ada juga Tahun.

Baca juga: Apa Bedanya iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max

Apple Maps

Apple benar-benar menghadirkan pembaruan baru bagi Apple Maps lewat iOS 13. Mereka dikabarkan membangun ulang aplikasi dari awal, dengan data peta yang lebih lengkap dan serupa dengan Google Street View.

Sayangnya Maps baru ini akan tersedia di kota-kota terpilih dan mulai muncul di Amerika Serikat pada akhir 2019 dan global pada 2020.

Privasi : Sign in with Apple

Apple semakin niat melindungi privasi pengguna, mengambil contoh aplikasi selalu meminta lokasi. Apple memperkenalkan Sign in with Apple.

API sederhana ini memungkinkan pengguna untuk masuk tanpa mengungkapkan informasi pribadi apa pun. Jika setiap aplikasi meminta nama dan alamat email, Apple akan membuat alamat email acak anonim yang meneruskan ke email asli.

Pesan dan Memoji Stickers

Pengguna dapat memilih untuk membagikan nama dan gambar layaknya Whatsapp. Ada banyak pilihan baru di Animoji, termasuk pilihan makeup seperti eye shadow, kacamata, kacamata hitam dan bahkan AirPods.

Stiker Memoji datang ke iOS 13, yang memberi pengguna lebih banyak pilihan untuk mempersonalisasi pesan. Stiker-stiker itu akan diintegrasikan langsung ke keyboard emoji, sehingga kita dapat menggunakannya di aplikasi selain dari Pesan bawaan dari iOS.

Baca juga: Apa Bedanya iPhone SE 2020, Berikut Fitur Terbarunya

Multi-camera

iOS 13 memungkinkan pengguna memotret momen dengan kamera depan dan belakang secara bersamaan. Fitur ini bernama Multi-Camera, foto, video, atau audio di iPhone ataupun iPad.

Tidak semua jenis iPhone dan iPad bisa merasakan manfaat dari Multi-Camera. Dilansir dari Ubergizmo, pengguna iPhone X, iPhone XS, iPhone XS Max, iPhone XR, dan iPad Pro dapat mencoba Multi-Camera.

iOS 13 versi public beta akan dirilis akhir bulan ini. Untuk iOS 13 versi final akan tersedia beberapa bulan lagi di iPhone 6s ke atas. Ini berarti iPhone 6 dan 5s tidak bisa update iOS terbaru.

Baca juga: Apa Bedanya iPhone XS, XR, dan XS Max

Review Black Mirror Season 5

Sudah menyaksikan serial TV Black Mirror season 5 Netflix? Di musim kelima ini Black Mirror menghadirkan 3 episode, yaitu Striking Vipers, Smithereens, dan Rachel, Jack, Ashley Too. Yuk simak reviewnya.

Jika kamu belum mengetahui apa itu Black Mirror? Black Mirror merupakan serial TV antologi asal Inggris. Setiap episode memiliki cerita yang berbeda namun dengan tema yang sama yaitu kecanggihan teknologi masa depan.

Di season pertama dan kedua, serial TV ini ditayangkan di Channel 4. Namun pada tahun 2016 semua episodenya ada di streaming service Netflix.

Review Black Mirror Season 5

Striking Vipers

Episode ini menceritakan Danny dan Karl, teman sejak kuliah yang sudah lama tak bertemu. Di hari ulang tahunnya Karl pun hadir dan memberikannya video game terbaru bernama Striking Vipers X. Video game dengan fitur Virtual Reality ini pun mengubah hidup mereka selamanya.

Striking Vipers menampilkan cerita yang menarik. Kedewasaan, rumah tangga, video game yang mengacaukan pikiran dan memercik api asmara. Walau ending tidak membuat rahang copot seperti episode Black Mirror sebelumnya, namun para cast tampil.

Para pemain di episode ini adalah Anthony Mackie, Yahya Abdul-Mateen II, Nicole Beharie, Ludi Lin, dan Pom Klementiff.

Baca juga: Review The Politician, Kampanye Politik anak SMA Yang Menggigit

Smithereens

Episode ini menceritakan supir taksi online bernama Chris. Ia menculik salah satu karyawan perusahaan social media “Smithereens”. Chris mengancam akan menembak karyawan jika tidak disambungkan bicara dengan CEO Smithereens, Bill Bauer.

Smithereens menampilkan kisah terselubung supir taksi online, social media dan perusahaan start-up. Episode ini menyampaikan akibat jika kalian memandang ponsel seharian. Menegangkan sekaligus jenaka (khususnya bagian anak intern). Andrew Scott tampil memukau dan emosional.

Smithereens menjadi episode terbaik dari Black Mirror Season 5. Selain Andrew Scotts, episode ini dibintangi Damson Idris, Topher Grace, Monica Dolan, Daniel Ings, dan Ruibo Qian.

Rachel, Jack, and Ashley Too

Episode ini menceritakan tentang Rachel dan Jack, kakak beradik. Genre musik mereka berbeda, Jack pecinta musik rock dan Rachel mengidolakan bintang pop Ashley O. Rachle meminta kado boneka robot Ashley Too yang didesain berdasarkan kepribadian Ashley O.

Rachel, Jack, and Ashley Too menyenggol kisah pop star yg dikendalikan dan tidak bebas (uhuk Britney). Di awal mencuri perhatian lewat robot Ashley Too setelah itu konsep futuristik menumpuk dan tak jelas fokusnya. Namun masih asyik ditonton karena ada lagu-lagu ciamik Ashley O.

Episode ini dibintangi oleh penyanyi populer Miley Cyrus, kemudian ada Madison Davenport, Susan Pourfa, Angourie Rice, dan Marc Menchaca.

Kamu sudah nonton Black Mirror season 5? Episode mana yang jadi favorit kamu?

Baca juga: Berkenalan dengan Para Pemain Serial TV Chilling Adventures of Sabrina Netflix

Apa Bedanya Godzilla Dulu dan Sekarang

Apa bedanya Godzilla dulu dan sekarang? Siapa yang tak mengenal monster asal Jepang ini. Film terbarunya Godzilla: King of the Monsters tayang di bioskop akhir Mei 2019.

Godzilla kini masuk ke cinematic Monsterverse dari Legendary Pictures. Pembukanya film Godzilla di tahun 2014. Tahun-tahun sebelumnya Toho Pictures membuat beragam film Godzilla. Yuk simak perbedaan Godzilla dulu dan sekarang.

Apa Bedanya Godzilla Dulu dan Sekarang

Godzilla (1954)

Berikut tampilan Godzilla dalam layar lebar. Masih hitam putih, film Godzilla pertama dirilis pada tahun 1954 dan disutradarai oleh Ishiro Honda.

King Kong vs. Godzilla (1962)

Godzilla versi tahun 60an masih sama seperti tahun 50an. Di sini ia melawan King Kong.

Godzilla vs. Hedorah (1971)

Godzilla di tahun ini masih sama dari era sebelumnya. Jika diperhatikan mungkin matanya terlihat lebih besar.

The Return of Godzilla (1984)

Godzilla 80an memang ciamik. Dalam film ini Godzilla harus melawan Giant Sea Lice.

Godzilla vs. King Ghidorah (1991)

Salah satu tampilan original Godzilla versi Jepang. Di sini ia melawan King Ghidorah dan Mecha-King Ghidorah.

Baca juga: Kaiju-Kaiju Baru Yang Muncul di Pacific Rim Uprising

Godzilla vs. Destoroyah (1995)

Di tahun 1995, Godzilla tampil lebih garang dengan kulit seperti larva. Di sini ia bertarung dengan Destoroyah.

Godzilla (1998)

Godzilla versi TriStar Pictures ini menuai banyak kritik negatif. Pasalnya bentuk Godzilla jauh dari versi original dan lebih mirip T-Rex atau Iguana raksasa.

Godzilla 2000: Millennium (1999)

Godzilla Millenium tampil lebih garang dengan punggung yang lebih tajam dari biasanya. Di film ini ia melawan Ogra.

Godzilla: Final Wars (2004)

Godzilla tampil seperti versi original dan di film ini ia melawan banyak monster salah satunya Zilla, sebutan Godzilla di tahun 1998.

Godzilla (2014)

Setelah kejanggalan Godzilla di tahun 1998, Hollywood berhasil membuktikan bisa memperbaiki desain Godzilla di film ini. Godzilla terlihat lebih besar dan gemuk, namun tetap tangguh saat melawan Muto.

Shin Godzilla (2016)

Dalam Shin Godzilla, kamu akan melihat sosok Godzilla yang menyeramkan dan kulitnya kemerah-merahan seperti larva.

Godzilla: King of the Monsters (2019)

Godzilla tahun ini akan mengejutkan para fans. Dia berevolusi dan akan mengguncang layar lebar tentunya. Penasaran? Tonton Godzilla: King of the Monsters di bioskop.

Mana Godzilla favorit kamu? Tulis di kolom komentar ya.

Sumber foto: Toho Pictures, TriStar Pictures dan Legendary Pictures

Baca juga: Timeline dan Urutan Film X-Men Wajib Tonton