Review Film: Dumbo, Penuh Keajaiban dan Menggetarkan Hati

Walt Disney Pictures sedang giat membuat live-action dari film-film legenda di masa lalu. Tahun ini, kita sambut gajah yang bisa terbang yaitu film Dumbo. Kisah Dumbo dipercayakan kepada Tim Burton untuk penggarapannya.

Berset di tahun 1919, Holt Farrier (Colin Farrell) kembali dari perang ke Medici Brothers’s Circus yang dipimpin oleh Max Medici (Danny DeVito). Holt merupakan seorang pengisi acara sirkus sebagai koboi, sayangnya kuda-kudanya dijual karena sirkus mengalami kesulitaan keuangan.

Holt memiliki dua anak bernama Milly dan Joe, dan juga seorang istri yang sudah wafat. Holt pun ditugaskan untuk menjadi penjaga gajah yang sedang hamil bernama Jumbo. Hingga akhirnya Jumbo melahirnya seekor anak gajah yang menggemaskan namun kupingnya sangat lebar dan menjadi lelucon orang-orang.

Foto: Walt Disney Studios

Walau begitu Milly dan Joey tetap menemani dan menyemangati Jumbo Junior bersama juga Holt. Saat tampil, reaksi orang-orang langsung mencerca penampilan dari bayi gajah itu. Mereka pun memanggil bayi gajah tersebut dengan sebutan Dumbo.

Ibu Jumbo pun mengamuk karena anaknya menjadi bahan ejekan hingga akhirnya tenda sirkus rubuh dan tak sengaja menewaskan salah satu crew. Jumbo pun dipisahkan dari anaknya alias Dumbo dan dijual. Dumbo menjadi sedih dan murung, namun Milly dan Joey selalu menghibur hingga mereka mengetahui bahwa Dumbo bisa terbang dengan bantuan sehelai bulu.

Baca juga: Apa Bedanya Reboot dengan Remake?

Dumbo pun langsung menjadi bintang di Medici Brothers’s Circus dan mencuri perhatian founder Dreamland V.A. Vandevere (Michael Keaton) dan mengajak bergabung ke timnya. Apakah Dumbo akan bertemu dengan ibunya kembali?

Dumbo, Keajaiban dan Tamaknya Manusia

Film ini merupakan adaptasi dari film animasi yang terdahulu berjudul sama di tahun 1941. Dumbo versi 2019 menambahkan karakter baru para manusia dan tidak memunculkan tikus kecil Timothy yang menjadi sahabat Dumbo versi kartun.

 Versi 2019 dibuat serealistis mungkin, contohnya versi kartun bayi-bayi binatang diantarkan oleh burung bangau, sementara di sini normal seperti biasa. Namun karakter-karakter manusia dibuat agar penonton dewasa tidak bosan saat menemani buah hati di bioskop.

Foto: Walt Disney Studios

Lewat film ini juga kita tetap bisa melihat keajaiban, kegemasan dan kepolosan dari sosok Dumbo. Belum lagi saat dia mencari-cari ibunya saat dikurung, diejek karena dirinya berbeda, hingga dipisahkan pastinya akan menggetarkan hati kamu.

Momen haru pun kembali tercipta saat Miss Atlantis yang diperankan Sharon Rooney menyanyikan lagu klasik Dumbo, Baby Mine. Sungguh banjir air mata ini!

Aktris kesayangan Tim Burton, Eva Green pun tampil ciamik dengan aksen khas Prancisnya.

Walau tidak begitu banyak leluconnya, Danny Devito sebagai Max Medici berhasil membuat penonton tertawa. Isu keluarga juga dihadirkan saat Holt yang kebingungan berkomunikasi dengan kedua anaknya.

Karakter Milly yang diperankan Nico Parker juga mencuri perhatian. Seorang anak perempuan dengan mimpi yang beda dari biasanya. Jika anak perempuan biasanya ingin cantik seperti putri, dia bermimpi menjadi seorang ilmuwan yang pintar.

Di sini kita melihat ketamakan manusia yang haus akan uang dan mengeksploitasi binatang. Untuk peran antagonis V.A. Vandevere kebetulan cocok diperankan Michael Keaton. Muka licik dan menyebalkannya sangat menjiwai.

Dumbo menampilkan keajaiban yang menggemaskan dan menggetarkan hati. Mimpi dari Milly pun menyampaikan pesan kepada semua anak perempuan bahwa kalian bisa menjadi apa saja. Sayangnya banyak elemen dari versi kartun yang ditinggalkan dengan cerita baru.

Dumbo tayang di bioskop pada 27 Maret 2019. Kamu sudah nonton filmnya? Punya pendapat sendiri tentang film ini, tulis di kolom komentar.

Baca juga: Review Film: My Stupid Boss 2, Lucu Namun Kehilangan Arah

Review Film: My Stupid Boss 2, Lucu Namun Kehilangan Arah

Di penghujung Maret hadir film komedi My Stupid Boss 2 garapan Upi Avianto. Masih dibintangi Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari, aksi Bossman berlanjut? Penasaran?

Beberapa karyawan pabrik mengundurkan diri karena tidak kuat dengan kepelitan Bossman. Hingga akhirnya Bossman berpikir untuk mencari karyawan di pedalaman desa Vietnam karena harganya murah.

Bossman pun mengajak Diana “Kerani”, Adrian, dan Mr. Kho menuju Vietnam. Selain mencari karyawan pabrik, Bossman akan hadir di acara konferensi para pengusaha furniture se-Asia.

Semua berjalan lancar? Tentu tidak, mulai dari skrip pidato yang ketinggalan hingga mereka dikejar-kejar oleh orang Vietnam karena kelakuan Bossman yang menyebalkan dan sok tau.

Sementara itu, di Kuala Lumpur Sikin dan Azahari pun mendapatkan masalah. Mereka disandera oleh dua gangster yang menagih hutang Bossman. Bagaimana nasib mereka? Apakah Bossman berhasil mendapatkan karyawan di Vietnam?

My Stupid Boss 2, Lucu Namun Kehilangan Arah

My Stupid Boss 2 tampil lebih menghibur dari film sebelumnya. Beberapa jokes lelucon cukup mengundang gelak tawa. Skrip yang disajikan pun semakin mantap.  Upi pun sempat menyelipkan isu pemilhan umum di luar negeri.

Beragam lelucon segar akan kamu temui di My Stupid Boss 2. Jika di film pertama ada adegan menari bersama dengan lagu Cindai Siti Nurhaliza, di sini kamu akan dikejutkan dengan battle dance yang akan membuat alismu naik dan tertawa tentunya.

Karakter Bossman masih dibuat menyebalkan, norak, dan sok tau namun tetap diselipkan hati yang baik. Masih menggunakan formula yang sama dengan film pertama, dan sayangnya di film kedua ini seperti kehilangan arah. Tidak ada yang bisa disimpulkan dari konflik dan karakter sama saja akhirnya.

Nah penampilan Reza Rahadian tidak usah dibahas, karena dia sukses menjadi boss yang ajaib dan mengesalkan bukan main. Bunga Citra Lestari tampil lebih baik dari film pertama, tek-tokan leluconnya bersama Reza berhasil membuat penonton tertawa.

Morgan Oey akhirnya mendapatkan peran berbeda dari biasanya, ia berperan sebagai orang Malaysia yang tinggal di Vietnam. Penampilannya cukup mencuri perhatian. Alex Abbad yang sempat memenangkan piala Citra lewat film pertama tampil seadanya dan tidak lucu.

Satu lagi yang mencuri perhatian adalah color grading dari film ini. Sama seperti film pertamanya, Upi masih konsisten menggunakan color grading vintage yang menggemaskan. Tak ketinggalan costum dari para cast yang seirama.

My Stupid Boss 2 tampil lebih menghibur dari film pertama, skripnya juga semakin oke. Color gradingnya konsisten, gemas. Adegan menari dengan sorot lampu cukup mengejutkan jenaka. Reza Rahadian dan BCL semakin klop.

My Stupid Boss 2 tayang di bioskop 28 Maret 2019. Kamu sudah nonton filmnya? Tulis review versi kamu di kolom komentar ya.

Baca juga:

10 Fakta Film Us Yang Mengejutkan

10 Fakta Film Us Yang Mengejutkan

Film Us karya Jordan Peele berhasil mencuri perhatian para kritikus lewat plot twist-nya. Film horor thriller ini mendapatkan nilai 94% di website Rotten Tomatoes. Di minggu pertama penayangan, Us berhasil meraup $ 70 juta dollar.

Us menceritakan Adeilade yang pergi berlibur ke rumah lamanya bersama suami dan dua anaknya. Namun semua berubah menjadi mencekam saat keluarga tak dikenal muncul di depan rumah dan mulai meneror. Siapakah mereka?

10 Fakta Film Us Yang Mengejutkan

  1. Jordan Peele memberikan para pemain 10 film horor untuk ditonton sehingga mereka akan memiliki  chemistry ketika syuting film. Berikut daftar filmnya; Dead Again (1991), The Shining (1980), The Babadook (2014), It Follows (2014), A Tale of Two Sisters (2003), The Birds (1963), Funny Games (1997), Martyrs (2008), Let the Right One In (2008), dan The Sixth Sense (1999).
  2. Lupita Nyong’o, Winston Duke, dan Yahya Abdul-Mateen II  bersekolah di Sekolah Drama Yale. Nyong’o dan Duke merupakan teman sekelas.

    Foto: Universal Pictures
  3. Selama pembuatan film di Santa Cruz Beach Boardwalk, wahana semua diisi dengan boneka, kemudian CGI digunakan untuk membuat orang bergerak.
  4. I Got 5 On It” oleh duo rap hip-hop, Luniz, merupakan lagu yang ditampilkan dalam trailer film Us dan di remix menjadi beberapa adegan dalam film. Lagu ini dirilis pada Mei 1995.
  5. Adelaide tidak pernah makan daging atau minum apa pun selain air. Dalam adegan di mana keluarganya makan makanan cepat saji dan minum soda, dia makan stroberi dan air putih. Kemudian, Kitty menawarkan wine di pantai dan dia menolaknya.
  6. Film Us pertama kali diputar di acara South by Southwest atau dikenal SXSW 2019
  7. Baju Adelaides semakin menjadi bernoda merah di sepanjang film, perlahan-lahan mengungkapkan asal sejatinya.

    Foto: Universal Pictures
  8. Ayat Alkitab yang terus muncul dalam film (Yeremia 11:11) berbunyi: Sesungguhnya, Aku mendatangkan ke atas mereka malapetaka yang tidak dapat mereka hindari, dan apabila mereka berseru-seru kepada-Ku, maka Aku tidak akan mendengarkan mereka.
  9. Pemeran remaja kembar Tyler yaitu Cali Sheldon dan Noelle Sheldon. Mereka merupakan pemeran anak dari Rachel (Jennifer Aniston) Emma dalam serial Friends.
  10. Film Us tayang di bioskop Indonesia pada tanggal 20 Maret 2019.

Kamu sudah nonton film Us? Tulis review singkat kamu tentang filmnya di kolom komentar yuk.

Baca juga:

Apa Bedanya Reboot dan Remake

Apa Bedanya Reboot dan Remake

Sering mendengar kata remake dan reboot? Kata ini sering terdengar di dunia film ataupun serial TV. Namun tahukah kamu apa bedanya Remake dan Reboot?

Zaman sekarang kita dihujani film-film remake ataupun reboot, dari Hollywood hingga di Indonesia. Mengambil contoh film A Star Is Born (2018) yang dibintangi Lady Gaga dan Bradley Cooper merupakan film remake dari film berjudul sama di tahun 1954.

Kemudian di Indonesia ada film Pengabdi Setan (2017) yang juga merupakan reboot dari film-film Pengabdi Setan (1980) . Nah mari kita cek perbedaan reboot dan remake:

Apa Bedanya Reboot dan Remake

Reboot merupakan perombakan seluruh kelanjutan dalam sebuah serial yang berdiri dalam rangka merekreasi karakternya, garis waktunya dan latar belakangnya dari permulaan. Istilah tersebut dipakai pada berbagai bentuk media fiksi berbeda seperti buku komik, serial TV, permainan video, film, dan lain-lain.

Contoh film reboot adalah Ghostbusters (2016), film yang disutradarai oleh Paul Feig ini merupakan adaptasi dari film Ghostbusters di tahun 1984. Di sini Paul Feig mengubah semua karakter utama menjadi wanita.

Remake merupakan sebuah film atau serial televisi yang berdasarkan pada sebuah karya pada masa sebelumnya dan mengisahkan cerita yang sama atau hampir mirip. Selain itu, reimagining adalah sebuah remake yang tak identik secara langsung dengan karya aslinya.

Istilah “remake” umumnya merujuk kepada sebuah film yang memakai film pada masa sebelumnya sebagai material sumber utama.

Contoh film remake ada film Oceans Eleven (2001), film aksi yang disutradarai
Steven Soderbergh ini diadaptasi dari film berjudul sama di tahun 1960. Film remakenya dibintangi George Clooney, Brad Pitt, Matt Damon di mana karakter mereka sama dengan film di tahun 1960.

Nah sudah tahu sekarang perbedaan reboot dan remake? Kamu punya pendapat lain, tulis di kolom komentar ya. Cerita juga apa film reboot atau remake favorit kamu.

Baca juga: Apa Bedanya Listrik Prabayar Dengan Pascabayar

5 Tempat Wisata Wajib Dikunjungi di Bangkok Thailand

Mencari inspirasi liburan ke luar negeri yang dekat dan mendapatkan semua destinasi wisata? Mungkin kamu harus coba berkunjung ke kota Bangkok di Thailand. Bangkok adalah salah satu kota dengan perkembangan terpesat, dengan ekonomi yang dinamis dan kemasyarakatan yang progresif di Asia Tenggara.

Penasaran wisata apa saja di kota Bangkok? Yuk simak daftarnya

5 Tempat Wisata Wajib Dikunjungi di Bangkok Thailand

Wat Arun

Wat Arun merupakan adalah candi Buddha yang terletak di Bangkok, Thailand, tepatnya di barat hulu sungai Chao Phraya. Nama panjang dari candi ini adalah Wat Arunratchawararam Ratchaworamahavihara.

Wat Arun Rajwararam sering disebutnya juga sebagai Candi Fajar, diambil dari nama Dewa Fajar, Aruna. Wat Arun dianggap salah satu situs yang paling populer di Thailand.

Foto: Tri Wahyudi @yudichu

Harga tiket masuk Wat Arun yaitu 50 bath atau setara dengan Rp 22.000. Untuk ke sini, kamu bisa menggunakan BTS Skytrain turun di stasiun Saphan Taksin dan lanjut naik perahu dengan tanda bendera oranye, biayanya 20 bath atau setara dengan Rp 9.000.

Baca juga: Sehari Bertualang di GWK Bali

Wat Pho

Wat Pho merupakan Candi Buddha Distrik Phra Nakhon, Bangkok, Thailand, terletak di distrik Rattanakosin secara langsung berdekatan Istana Raja.

Foto: Tri Wahyudi @yudichu

Candi ini mempunyai nama resmi Wat Phra Chetuphon Vimolmangklararm Rajwaramahaviharn. Wat Pho juga dikenal tempat lahirnya Pijat Thai tradisional. Wat Pho dikenal juga sebagai Candi berbaring Buddha, di dalamnya ada patung raksasa

Harga tiket masuk Wat Pho yaitu 200 Bath atau setara dengan Rp 90.000 dan mendapatkan 1 botol air minum ukuran kecil.

Grand Palace / Istana Raja

Grand Palace atau istana Raja Bangkok merupakan istana yang berfungsi sebagai kediaman resmi Raja-raja Thailand dari abad ke-18 dan seterusnya. Di dalam komplek Grand Palace terdapat Wat Phra Kaew, kuil tempat bersemayam arca Buddha Zamrud.

Foto: Tri Wahyudi @yudichu

Kemudian ada Balairung Chakri Mahaprasat, Phra Si Rattana, dan masih banyak lagi di dalamnya. Harga tiket masuk Grand Palace ini cukup mahal yaitu 500 Bath atau setara dengan Rp 230.000. Tiket termasuk menonton pertunjukkan tari Khon Thai masked dance.

Baca juga:  Berburu Foto Lucu di LINE Village Bangkok Thailand

Madame Tussauds Bangkok

Madame Tussauds Bangkok merupakan museum lilin terkenal yang menampilkan patung lilin orang-orang terkenal di dunia. Di Bangkok berlokasi di Siam Discovery dan menjadi museum lilin pertama yang didirikan di kawasan Asia Tenggara.

Foto: Andrian syah

Di sana kamu akan menemukan patung lilin presiden pertama Indonesia Seokarno dan penyanyi Indonesia, Anggun C. Sasmi. Untuk membeli tiket masuk sebaiknya online, banyak website yang menjual dengan harga mulai dari Rp 250 ribuan.

Baca juga:Cara ke Stasiun BTS Skytrain dari Bandara Don Mueang Bangkok

Asiatique: The Riverfront

Asiatique: The Riverfront merupakan mal terbuka di Bangkok, Thailand. Berlokasi di pinggir sungai, yaitu menghadap ke Sungai Chao Phraya dan di jalan Charoen Krung. Untuk menuju ke sini kamu harus naik perahu khusus dari Saphan Taksin.

Foto: Tri Wahyudi @yudichu

Dari Saphan Taksin kamu cari antrean perahu yang menuju Asiatique, tidak dikenakan biaya dan buka mulai pukul 4 sore. Di Asiatique: The Riverfront kamu akan menemukan beragam tempat makanan khas Thailand dan tentunya seafood. Di sana juga terdapat taman bermain dan bisa berbelanja oleh-oleh.

Bagaimana tertarik berkunjung ke Bangkok? Jika kamu ada tempat wisata lain yang perlu dikunjungi, tulis di kolom komentar ya.

Baca juga: Nonton Bioskop di Bangkok Thailand, Apa Bedanya?

Berburu Foto Lucu di LINE Village Bangkok Thailand

Bagi kamu pemburu foto-foto lucu untuk feed Instagram wajib datang ke LINE Village Bangkok. Tempat ini merupakan adventure park yang berasal dari aplikasi chat LINE, di aplikasi tersebut terdapat karakter yang menggemaskan seperti Brown, Cony, Moon dan lainnya.

Lokasi LINE Village Bangkok berada di Siam Square One, lebih tepatnya di sebrang mall Siam Paragon. Jika ke sana dengan BTS Skytrain turun di stasiun Siam, lokasinya di pinggir jalan jadi kamu akan langsung menemukannya dengan mudah. LINE Village Bangkok buka mulai dari pukul 10:00 hingga 22:00.

Berburu Foto Lucu di LINE Village Bangkok

Harga tiket masuk LINE Village Bangkok yaitu 990 Bath atau setara dengan Rp 446 ribu. Namun disarankan beli via online misalnya di Tr#v#loka di sana dijual dengan harga Rp 350 ribu saja. Kamu hanya perlu menunjukkan bukti e-mail pembelian, karena kasir di sana cukup jutek jangan hanya menunjukkan SMS. Kamu pun harus tegas berbahasa Inggris.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Wajib Dikunjungi di Bangkok Thailand

Nah setelah membeli tiket, tur akan dimulai. Kamu tidak bisa izin ke toilet ya selama di dalam jadi pastikan sudah buang air kecil terlebih dahulu. Di depan kamu disambut tulisan welcome dan boneka Brown raksasa. Kamu wajib foto di sini.

Kemudian memasuki ruangan layar penuh dengan karakter LINE bergerak-gerak, untuk mencari pintu selanjutnya kamu harus mencari karakter Moon. Tahu kan Moon yang berwarna putih dengan kepala botak seperti tuyul.

Kamu akan memasuki lorong penuh foto-foto dan karakter LINE hingga akhirnya kamu masuk ke kamar tidur Brown. Di dalam kamu tidak boleh menyentuh, jika rusak harus mengganti begitu kata kasir yang jutek.

 

Di sana juga ada dapur Cony yang sangat lucu. Selain dapur ada mesin cuci dengan beragam deterjen. Tidak hanya mereka, ada juga penampakan dari James, Choco, Leonard dan Boss.

Nah di kamar Moon kamu akan menemukan teropong raksasa dengan langit-langit penuh bintang. Kamu wajib banget foto-foto di situ. Kemudian akan ada ponsel raksasa untuk berfoto dan memberikan filter, hasilnya bisa kamu e-mail. Foto studio 3D pun bisa nanti hasilnya bisa dikirim via e-mail kamu juga. Contohnya seperti di bawah ini.

Selesai berkeliling kamu akan berakhir di toko souvenir LINE Village Bangkok. Kamu bisa membeli pernak-pernik mulai dari kaos, notes, boneka dan lain sebagainya.

Sayangnya saat saya ke sana tidak begitu ramai jadi asyik berfoto-foto tanpa menunggu giliran. Namun akhirnya bertemu pengunjung lain, yang sama-sama orang Indonesia.

Bagaimana tertarik bertemu Brown dan Cony di LINE Village Bangkok?

Baca juga:

Nonton Bioskop di Bangkok Thailand, Apa Bedanya?

Nonton Bioskop di Bangkok Thailand, Apa Bedanya?

Bioskop merupakan salah satu tempat hiburan yang disukai semua orang. Bahkan saat liburan ke Bangkok, Thailand saya tidak bisa melewatkan film yang sedang tayang di bioskop. Namun bagaimana pengalaman nonton bioskop di sana? Apa Bedanya?

Saat berada di sana saya menginap di sekitaran Asok, jadi mall terdekat ada Terminal 21 dan di sana ada bioskop bernama SF Cinema City. Penasaran ?

Nonton Bioskop di Bangkok Thailand, Apa Bedanya?

SF Cinema City Asok berada di lantai 6 mall Terminal 21. Film yang saya ingin tonton adalah Captain Marvel, di sana film Hollywood tidak didub alias tetap menggunakan bahasa Inggris.  Karena hari pertama penayangan bioskop ramai bukan main, saya pun mencari antrean ticket box untuk membeli tiket.

Foto: Tri Wahyudi @yudichu

Namun saat mengantre ada petugas yang menghampiri dan memberi tahu bisa membeli tiket langsung di machine. Lho bayarnya bagaimana? kan tidak ada member card. Ternyata di sana ada mesin membeli tiket Express Ticketing by GSB sama seperti CGV namun, penggunaannya tidak harus log in atau memasukkan member hanya pilih film, kursi, dan bayar.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Wajib Dikunjungi di Bangkok Thailand

Mesin Express Ticketing

Nah pembayarannya bisa melalui debit atau credit card, di mesin tersebut lengkap dengan mesin EDC. Kamu hanya perlu memasukan kartumu dan mesin memprosesnya tanpa harus input pin. Cukup berbahaya ya kalau kartu kamu hilang dan bisa langsung dipakai orang tanpa memasukkan pin.

Foto: Tri Wahyudi @yudichu

Saya menonton di hari Rabu, saya memilih digital cinema dan row D dengan harga satuan 240 Bath atau setara dengan Rp 108 ribu. Bersyukur lah kalian warga Indonesia, di sini pilihan bioskop murah banyak.

Lokasi pembeli tiket dan makanan berbeda dengan deretan studio, saat ke area studio baru disobek lah tiket kita. Mereka pun punya antrean khusus dari Air Pay, tidak perlu mencetak tiket hanya perlu scan barcode jika pembelian online.

Studio dan Tempat Duduk

Sebelum memasuki area studio terdapat booth trailer sesuai dengan studio filmnya. Di sana ada booth Disney, Sony Pictures, dan UIP Movies (Universal dan Paramount Pictures).

Saat memasuki area studio, lampu redup dan karpet merah. Bisa dibilang dekornya seperti bioskop Indonesia namun di era 90an dan 2000an awal. Kemudian memasuki studio, bioskop di sana dalam satu studio ada 3 kategori kursi.

Foto: Tri Wahyudi @yudichu

Sofa Sweet untuk row AA, Deluxe untuk row A dan B, sementara Premium mulai dari row C hingga bawah. Semakin ke atas semakin mahal harganya, contoh untuk Sofa Sweet untuk akhir pekan dipatok 750 Bath alias Rp 330 ribu.

Sama seperti kita sebelum menyaksikan film kita disuguhi trailer dan iklan. Bedanya, sebelum film mulai penonton harus berdiri saat lagu kebangsaan Thailand diputar disertai montase gambar Raja mereka. Walau kalian turis harus tetap berdiri ya.

Foto: Tri Wahyudi @yudichu

Nah tertarik nonton di bioskop SF Cinema City saat mampir ke Bangkok?

Baca juga:

Daftar Bioskop Murah di Jakarta