Membedah 5 Best Original Song Nominasi Oscar 2017

Academy Awards ke-89 atau akrab disapa penghargaan Oscar ini sudah mengumumkan daftar lengkap nominasi pada 24 Januari 2017 waktu Amerika Serikat, sementara acaranya akan digelar pada 26 Februari 2017. Nominasi pun diberikan kepada insan perfilman mulai dari sutradara, aktor, penulis naskah, rias wajah, busana hinga musik dan lagu. Salah satunya ada kategori Best Original Song atau Lagu Orisinil Terbaik . Tahun lalu penyanyi asal Inggris Sam Smith memenangkannya lewat lagu Writing’s On The Wall dalam film JamesBond SpectreNah siapakah yang akan memenangkan lagu orisinil terbaik tahun 2017? Berikut nominasinya:

Audition (The Fools Who Dream) –  La La Land

Musik: Justin Hurwitz, Lirik: Benj Pasek dan Justin Paul

Film musikal arahan  Damien Chazelle ini mengantongi 14 nominasi di Oscar 2017, salah satunya lagu Audition (The Fools Who Dream).  Emma Stone sukses membawakan lagu ini dalam sebuah adegan audisi, luapan emosi dan suara harunya cukup menggetarkan para penonton. Peluang untuk memenangkan Oscar cukup besar di lagu ini. “Here’s to the ones who dream, foolish as they may seem.

Can’t Stop the Feeling! – Trolls 

Musik dan  Lirik: Justin Timberlake, Max Martin,dan Karl Johan Schuster (Shellback)

Berikutnya ada lagu disko-pop yang dinyanyikan Justin Timberlake, dibantu oleh produser yang mencetak banyak hits Max Martin dan Shellback.  Jadi tidak heran lagu ini dengan cepat mencuri hati orang-orang, iramanya yang ceria sukses membuat lagu ini menduduki #1 di  tangga lagu Billboard Hot 100 Amerika Serikat.   Lagu ini hadir dalam 2 versi di film animasi Dreamworks Trolls. “I got that sunshine in my pocket, Got that good soul in my feet.”

City of Stars –  La La Land

Musik: Justin Hurwitz, Lirik: Benj Pasek dan Justin Paul

Satu lagi lagu dari La La Land menghiasi nominasi Best Original Song. Masih ditulis oleh Justin Hurwitz, dentuman piano dan  siul Ryan Gosling berhasil menyihir kita semua. Lagu ini sudah mengantongi Lagu Terbaik di acara Golden Globes Awards 2017 dan Critics Choice Awards 2016, akankah menyabet piala Oscar? “City of stars, Are you shining just for me?”

The Empty Chair – Jim: The James Foley Story

Musik dan Lirik: J. Ralph dan Sting

Nominasi ke-empat ada lagu dari film dokumenter tentang kehidupan wartawan dan koresponden perang James “Jim” Foley. Lagu The Empty Chair dinyanyikan oleh pentolan band The Police yang bersolo karir , Sting. Bergenre klasikal lagu ini sukses merefleksikan sosok wartawan yang tidak tahu kapan akan bisa pulang. “Well I was always late for every meal you’ll swear,but keep my place and the empty chair and somehow I’ll be there.”

How Far I’ll Go –  Moana

Musik dan Lirik: Lin-Manuel Miranda

Lagu terakhir ada lagu yang dari film animasi Disney Moana. Ditulis oleh pencipta Broadway musikal Hamilton, lagu ini menjadi salah satu nominasi Best Original Song. Lagu ini dinyanyikan pengisi suara Moana, Auli’i Cravalho dan untuk soundtrack diisi oleh Alessia Cara. Tak hanya mereka, lagu ini pun diadaptasi ke 44 bahasa, salah satu versi Bahasa Indonesia “Seb’rapa jauh ku melangkah” yang dinyanyikan Maudy Ayunda . “See the line where the sky meets the sea? It calls me and no one knows, how far it goes.”

Dari 5 lagu di atas saya  cukup kecewa ketika lagu Try Everything dari Zootopia tidak masuk dalam nominasi, padahal makna lagu yang dinyanyikan oleh Shakira  ini benar-benar menyampaikan pesan dalam film. Tapi apa daya, lagu yang ditulis oleh Sia Furler, Tor Erik Hermansen dan Mikkel S. Eriksen masih belum beruntung. Nah dari 5 lagu di atas mana yang jadi jagoan kamu untuk menang Best  Original Song di Academy Awards ke-89?

Review Film: Istirahatlah Kata-Kata, Menolak Lupa Wiji Thukul

Film karya Yosep Anggi Noen, Istirahatlah Kata-Kata (Solo Solitude) akhirnya tayang serentak di bioskop Indonesia pada 19 Januari 2017. Film berdurasi 97 menit ini mengambil cerita sosok Wiji Thukul, penyair dan aktivis asal Solo yang hilang pada tahun 1998. Wiji merupakan salah satu tokoh yang giat melawan era Soeharto alias orde baru, yang mana berkuasa di Indonesia selama lebih dari 30 tahun dan terus-terusan membunuh tumbuhnya demokrasi. Bulan Mei 1998, ketika Suharto dipaksa lengser oleh rakyat, Wiji Thukul dinyatakan hilang.

Tak banyak informasi lengkap mengenai sejarah Wiji Thukul dalam film, cerita difokuskan pada pelarian Wiji setelah dianggap salah satu aktivis yang bertanggung jawab atas kerusuhan 1996. Wiji pun dijadikan buronan dan menjadi kejaran kacang ijo (tentara).

Dirinya pun harus bersembunyi hingga ke Pontianak, Kalimantan  selama delapan bulan. Kesunyian setiap lokasi persembunyian Wiji sangat terasa dalam film garapan Yosep Anggi Noen ini. Rasa takut yang diciptakan oleh aparat rezim Soeharto berhasil membuat Wiji resah setiap melihat sosok tentara. Sementara sang Istri Sipon di Solo, bersama kedua anak mereka selalu diawasi oleh intel.

Gunawan Maryanto sukses menjadi sosok Wiji Thukul. Seniman asal Yogyakarta ini menampilkan betapa sunyinya menjadi buronan dan harus rela meninggalkan keluarga yang ia rindukan. Perasaan cemas, marah, kecewa,berhasil diluapkan Gunawan.  Sementara Sipon diperankan oleh pembawa acara berita Marissa Anita, Marissa pun tampak matang memerankan Sipon yang cemas dan tak tahu kemana suaminya bersembunyi, serta pengawasan Intel yang dia hadapi tiap harinya. Tak butuh banyak bicara, tatapan mata lesu Marissa dipojok dapur pun terasa betapa resahnya Sipon akan nasib suaminya.  

Pemeran pendukung pun turut memperindah Istirahatlah Kata-Kata, Dhafi Yunan yang memerankan Thomas,  Eduwart Boang Manalu yang memerankan Martin dan Melanie Subono berperan sebagai Ida, istri dari Martin. Tak melulu larut dalam sunyi, film ini diberikan kejenakaan karakter Martin dan Wiji, adegan ketika mereka nongkrong di warung kopi pinggir sungai kapuas itu lah tercipta “Kemerdekaan adalah nasi, dimakan jadi tahi”.

Selain akting mereka, film ini dipercantik dengan pemandangan kota Pontianak tahun 1996, saya terpukau dengan pemandangan pertokoan cina dan bioskop tua yang dijadikan tempat perlombaan tentara. Adegan foto ktp pun terlihat klasik, ditambah adegan di pangkas rambut yang membuat kita tertawa serta kesal sendiri.

Beberapa adegan menyelipkan celetukan Wiji, berikut favorit saya “Apa gunanya banyak baca buku, kalau mulut kau bungkam melulu.” Film ditutup dengan isak tangis Sipon dan lantunan lagu Bunga dan Tembok yang dinyanyikan oleh anak Wiji, Fajar Merah. Istirahatlah Kata-Kata  menjadi pengingat  atau menolak lupa akan Wiji Thukul dan aktivis lainnya yang hilang dan tak tahu rimbanya.

 

Review Film: Tersenyum & Terharu Menonton La La Land

Sukses menyabet 7 piala Golden Globes membuat semakin penasaran apa yang beda dari film drama musikal arahan Damien Chazelle (Whiplash). La La Land dibintangi Ryan Gosling, Emma Stone, John Legend dan Rosemarie DeWitt.

Ditulis oleh Damien, film ini mengisahkan kisah Mia (Emma Stone) seorang barista di  Warner Bros Studio yang bercita-cita menjadi seorang aktris dan mengikuti puluhan audisi di Los Angeles. Sebastian (Ryan Gosling) seorang pianis yang ingin mempertahankan musik Jazz dan membuat bar sendiri namun kesulitan financial. Pertemuan mereka berawal dari klakson kesal di kemacetan jalan tol Los Angeles, restoran tempat Sebastian bermain piano hingga sebuah pesta yang akhirnya membuat mereka mengobrol panjang dan saling bertukar cerita mimpi masing-masing.

Semakin hari mereka pun semakin dekat dan berpacaran. Mia yang letih kegagalan beragam audisi disarankan Sebastian menulis nasah drama sendiri. Karena sudah tinggal bersama, Sebastian pun harus mencari pekerjaan tetap dan akhirnya terpaksa bergabung di band jazz mainstream The Messengers, yang diajak teman lamanya Keith (John Legend). Mia yang gugup akan penampilan drama solonya, mempertanyakan dimana sosok Sebastian yang seharusnya memberikan dukungan namun sibuk tur bersama bandnya. Apakah mimpi Mia dan Sebastian akan terwujud?

Mungkin cerita La La Land sederhana, pasangan yang ingin mewujudkan dan saling mendukung. Namun di sini berbeda, akting dari Emma Stone dan Ryan Gosling sungguh menyihir film ini. Ditambah musik score dan lagu-lagu arahan Justin Hurwitz yang sukses membuat kita tertawa,tersenyum, menghentakkan kaki hingga meringis sedih.

Penyutradaraan Damien Chazelle sudah tidak diragukan lagi, saya sudah terpukau dengan adegan pembuka film di kemacetan flyover dengan 100 lebih penari yang menyanyikan Another Day of Sun.  Penampilan Ryan dan Emma cukup membuat kagum ketika menyanyikan A Lovely Night dan tap dance di Hollywood Hills. Tidak ketinggalan siulan Ryan Gosling dalam lagu City of Stars dan puncak manisnya ketika mereka menyanyikan lagu Planetarium, kemudian kembali haru saat Emma Stone dalam lagu Audition (The Fools Who Dream). Rasanya setiap lagu memberikan cerita yang terngiang di kepala.  La La Land memberikan rasa pahit-manis yang membuat kita tersenyum serta terharu menontonnya.

Nokia 6, Ponsel Nokia yang Beda dari Sebelumnya

Pada ajang CES 2017 di Las Vegas akhirnya Nokia mengumumkan ponsel pertamanya yang mengusung sistem operasi Android, rencananya Nokia 6 akan dipasarkan pertama kali di China dengan bermitra pada e-commerce JD. Sebagai informasi beberapa tahun terakhir ponsel Nokia di lisensikan ke Microsoft dengan nama Lumia, namun pada pembuatan Nokia 6, Nokia melisensikan produksinya pada HMD Global yang merupakan perusahaan pembuat ponsel Nokia saat ini.

Sumber gambar: http://www.gsmarena.com/
Sumber gambar: http://www.gsmarena.com/

Dilihat dari bentuknya Nokia 6 menggunakan bahan alumunium body yang menampilkan kesan premium. Body depan memiliki layar berukuran 5.5 inch yang mengusung resolusi 1080p atau dengan kata lain sudah HD. Di atas layar terdapat speaker, sensor, kamera depan 8MP dan di sampingnya bertuliskan NOKIA, di bagian bawah layar terdapat tombol home di anatara dua tombol capasitive, tombol home nya mengingatkan saya pada ponsel ponsel android brand ternama inisial S. Bagian samping sebelah kanan terdapat tombol volume, power dan di bagian sebelah kiri ponsel tidak memiliki tombol apa pun. Melihat bagian belakang ponsel ini terdapat camera 16MP dengan f/2.0, flash dan logo bertuliskan NOKIA. Nokia 6 di senjatai dengan android 7.0, memiliki dapur pacu Snapdragon 430 dengan octa-core cortex A58, GPU Adreno 505, RAM 4GB dan kapasitas penyimpanan 64GB.

Dengan material alumunium dan jeroan yang disebutkan, saya yakin ponsel Nokia 6 ini jika masuk ke Indonesia harganya tidak lebih dari 4 jutaan, mengingat persaingan ponsel android di tanah air sangat ketat, jika Nokia memasarkan produknya dengan harga tinggi mungkin peminatnya kurang karena pemain ponsel android sudah memberikan harga yang terjangkau dengan kualitas yang handal sepeti Xiaomi. Semoga Nokia 6 ini dapat segera masuk di Indonesia.

Review Film: Penampilan Memukau Amy Adams di Arrival

Awal tahun 2017 disambut film genre science fiction arahan Denis Villeneuve (sutradara Sicario). Arrival tayang di bioskop Indonesia pada 6 Januari 2017, telat lebih dari satu bulan penayangannya namun tetap dinanti. Diangkat dari cerita pendek karya Ted Chiang yang berjudul Story of Your Life (1998), film ini dibintangi nominator Oscar Amy Adams, pemeran Hawkeye  Jeremy Renner dan pemenang Oscar Forest Whitaker.

Berawal gambaran flashback ahli linguistik (bahasa) Louise Banks (Amy Adams) menggendong anak perempuannya hingga tumbuh besar dan terlihat anaknya sakit kemudian semua beranjak ketika Louise sedang mengajar di kampus dan munculnya berita kemunculan kapsul asing di 12 lokasi (mereka menyebutnya Heptapod). Perwira tinggi Amerika Serikat pun mengontak Louise untuk mencoba menerjemahkan audio dari dalam kapsul tersebut, namun Louise berpendapata tidak menerjemahkan jika tidak berinteraksi langsung.

Louise pun diterbangkan ke lokasi salah satu kapsul bersama seorang ahli matematika Ian Donelly (Jeremy Renner), mereka pun dipercaya untuk masuk ke dalam kapsul dengan bantuan baju anti radiasi. Louise pun mencoba berkomunikasi dengan penghuni kapsul tersebut, “kenapa mereka ke sini? apa tujuannya?”. Beragam respon yang dia dapat semakin membuat Louise bingung dengan munculnya kenangan bersama anaknya.Apakah Louise dapat memecahkan respon dari penghuni kapsul tersebut? apa hubungannya dengan kenangan anaknya?

Film berdurasi 116  menit ini menyajikan cerita bertemakan alien yang beda dari biasanya, kamu berharap akan melihat peperangan antar manusia dengan alien? tidak akan ada hal seperti itu. Amy Adams sukses memukau sebagai Louise Banks yang memiliki beragam pertanyaan akan hidupnya, mengapa kenangan dengan anaknya selalu menghantui. Berharap kategori Aktris Terbaik di Golden Globe 2017 akan diraih oleh aktris yang berusia 42 tahun ini.

Terbiasa melihat sosok Jeremy Renner dalam film aksi terasa aneh ketika dirinya memerankan seseorang yang pintar dan geek. Tak bisa dipungkiri dirinya pun berhasil melengkapi karakter Louise dengan lelucon-lelucon ringan yang ia lempar. Seakan tidak ada yang kurang dari film ini, mulai dari cerita yang mengejutkan, music scoring yang membuat kita merinding, efek yang memukau hingga akting Amy Adams yang sangat totalitas.

Arrival menjadi tontonan awal tahun yang membuat saya sesak dan menghela nafas “Oh God, this movie is so beautiful“. Kutipan favorit saya dari karakter Louise Banks “language is the cornerstone of civilization” yang berarti bahasa merupakan landasan peradaban.  Cukup memuji Amy Adams, berikan tepuk tangan kepada sang sutradara Denis Villeneuve yang membuat kita sibuk berpikir apa tujuan penghuni heptapod awalnya dan meninggalkan rasa sesak di dada di akhir.  Tak heran Rotten Tomatoes memberikan nilai 94% dari 297 ulasan, bahkan ada yang mengatakan Arrival merupakan film dengan rasa Spielberg-Nolan.

Review Film: Lihat Aksi Matt Damon dan Andy Lau di The Great Wall

Kabar gembira film terbaru Matt Damon The Great Wall tayang lebih awal di Asia, salah satunya Indonesia pada 4 Januari 2017, sementara di  Amerika Serikat sendiri baru akan tayang pada Februari 2017.

The Great Wall merupakan film terbaru dari sutradara Zhang Yimou dengan mengambil latar abad ke-15 dan mengangkat cerita sejarah didirikannya tembok besar Cina.

Yang berbeda di film karya Zhang Yimou ini, selain dibintangi artis Hong Kong papan atas Liu De Hua alias Andy Lau, kamu akan menikmati akting Matt Damon sebagai bintang utama.

Matt Damon berperan sebagai William Garin, seorang tentara bayaran dalam misi pencarian bubuk hitam, yaitu senjata hebat untuk berperang. Di perjalanannya ia tidak sengaja menemukan tembok Cina dengan ribuan pasukan tentara “Orde Tanpa Nama” yang ternyata sedang bersiap melawan sebuah mahluk bernama “Tao Tie”.

Mengetahui dirinya berada diantara perang manusia dengan mahluk mistis membuat Matt tertantang untuk turut serta dalam perang dan melupakan sejenak mengenai bubuk hitam.

Dari segi pengambilan gambar, banyak adegan menggunakan long shot dan medium shot dimana penonton tidak hanya menikmati adu akting antara pemain, tetapi pemandangan menarik di belakangnya juga. Banyak nilai-nilai yang bisa diambil dari film ini, slain mengenai kerja sama antara barat dan timur yang katanya berbeda 180 derajat, kamu juga akan menemui bahwa pengalaman dapat merubah pandangan seseorang.

Special for Andy Lau fans, di film ini dia tidak terlalu banyak disorot karena ia hanya menjadi peran pendukung. Namun, kehadirannya cukup penting dalam menemukan cara melawan Tao Tie dan memecahkan teka-teki yang dihadapi.

So, penasaran apa yang bersembunyi di balik tembok besar Cina? The Great Wall bisa menjadi pilihan tontonan kamu di weekend ini.

Penulis: Patricia Wang

Editor: @yudichu

5 Alasan Nonton Kimi No Na Wa / Your Name

Sudah nonton film anime Kimi No Na Wa / Your Name? Film anime karya Makoto Shinkai sedang ramai-ramainya dibicarakan. Tak hanya mendapatkan ulasan yang baik dari para kritikus, film ini juga sukses di Box Office.  Nah kalau kamu belom nonton, berikut 5 alasan wajib nonton film Kimi No Na Wa / Your Name.

5 Alasan Nonton Kimi No Na Wa / Your Name

Cerita SederhanaKimi No Na Wa / Your Name menceritakan tentang seorang gadis desa Mitsuha dan anak laki-laki di kota bernama Taki yang bertukar jiwanya. Awalnya memang terasa seperti mimpi namun perlahan menjadi nyata.  Suatu saat pertukaran ini terhenti, perasaan cinta pun muncul dan mereka berusaha mencari keberadaan satu sama lain.

Dilhami Dongeng Tua

Dikabarkan cerita tersebut terinspirasi dari dongeng tua di Jepang yang mengisahkan tentang dua saudara lelaki dan perempuan.  Si anak lelaki dibesarkan seperti perempuan sementara si anak perempuan dibesarkan seperti lelaki.

Visual yang Indah

Tak bisa dipungkiri, visual dari pemandangan kota dan alam dalam film sungguh terlihat nyata. Visual yang detail ini terinspirasi dari beberapa lokasi di Jepang, seperti Danau Itomori dalam cerita terinspirasi dari Danau Matsubara yang terletak di kota kelahiran Makoto Shinkai.

Soundtrack yang bagus

Untuk musik film Kimi No Na Wa / Your Name  ini digarap oleh  Radwimps. Momen emosi, bahagia, dan rasa sedih disampaikan sangat pas lewat band yang bergenre alternatif rock ini. Coba dengar lagu berjudul Sparkle di bawah,  dan bagaimana menurut kalian?

Film anime terlaris 

Makoto Shikai pun disebut-sebut sebagai “The New Miyazaki” pentolan Ghibli studio Hayao Miyazaki. Kimi No Na Wa / Your Name pun masuk posisi 2 untuk film anime terlaris di seluruh dunia dengan pendapatan kotor Rp 3,9 triliun. Sementara di posisi pertama ada film Spirited Away karya Hayao Miyazaki.

Baca juga:

Perbedaan Film Weathering With You dengan Your Name

5 Alasan Wajib Nonton Stranger Things

Mencicipi Pizza Yang Beda di Panties Pizza

Pernah dengar Panties Pizza? resto baru asal Solo yang menyajikan Calzone, makanan yang berbentuk pastel jumbo dan terbuat dari kulit pizza dengan isian yang beragam. Bisa dibilang pizza celana atau pizza lipat.

Karena penasaran saya  mencoba makanan ini menuju Panties Pizza, tidak harus ke Solo karena Panties Pizza sudah membuka gerainya di Jakarta, Bekasi dan Tangerang. Untuk di Jakarta mereka buka di Plaza Slipi Jaya lantai 3.

Kiri President Pizza – Kanan Chick O’ Cheese

Sesampainya di sana susasan ramai antrian mulai dari yang pesan lewat gojek maupun makan di tempat, dan dekor tempatnya pun ceria dan kekinian, pantas saja banyak anak remaja sedang mengantri.

Saya pun memesan President Pizza beef salami inside white house, namanya cukup menarik dan Chick O’ Cheese berisi cheddar chicken dan mozarella. Untuk harga pun cukup terjangkau President Pizza hanya Rp 27 ribu sementara Chick O’ Cheese Rp 33 ribu. Nah kamu bisa lihat beragam menu Panties Pizza di bawah ini

Untuk President Pizza nya lumayan namun tidak begitu terasa beef salaminya, tetapi keju tetap terasa lumerannya. Sementara untuk Chick’ O Cheese cocok bagi kamu pecinta keju, karena rasa cheddar dan mozarella sangat terasa dengan potongan daging ayam. Bagi kamu yang bosan dengan pizza loyangan Panties Pizza bisa menjadi pilihan kamu dengan lumeran keju yang menjadi andalan.

Baca juga:

Gudeg Mbah Lindu, Cita Rasa Penjajahan