Apa Bedanya Snapchat Stories Dengan Instagram Stories

Mungkin kalian sudah tahu aplikasi share foto dan video dengan beragam filter ciamik merilis fitur terbaru bernama Instagram stories. Fitur ini memberikan pengguna untuk dapat membagikan foto dan video namun akan terhapus dalam waktu 24 jam. Fitur ini sudah lebih dulu muncul di aplikasi berlogo emoji hantu alias Snapchat, lalu apa bedanya Instagram stories dengan Snapchat stories?

Walau memiliki kesamaan yaitu konten yang hanya bertahan 24 jam, namun banyak beberapa perbedaan dari Instagram stories dan Snapchat stories. Di Snapchat jika kamu ingin menyimpan foto atau video di kemudian hari bisa memasukkan ke dalam moment, sedangkan untuk Instagram stories kamu harus menyimpannya  ketika foto dan video masih dalam waktu 24 jam.

Berikut perbedaan Snapchat stories dengan Instagram Stories

apa-bedanya-snapchat-stories-dengan-instagram-stories-apabedanya

Nah berikut adalah tampilan awal dari masing-masing aplikasi, Snapchat memang diciptakan untuk mengunggah foto dan video dalam waktiu 24 jam saja, sementara Instagram awalnya hanya untuk menunggah foto-foto dengan beragam filter. Pada Instagram stories dari following kita hadir di  atas  home dan muncul menyamping ke kanan, sementara Snapchat stories teman menurun ke bawah, serta dilengkapi  fitur live dan discover.

apa-bedanya-snapchat-stories-dengan-instagram-stories-instagram-stories

Berikut tampilan berfoto di Snapchat, dari sebelah kiri aplikasi berlogo emoji hantu ini menyajikan beberapa filter lucu jika kita menekan wajah ketika berselfie, yang tengah adalah fitur memasukan emojis dengan klik fitur kotak,  menulis crayon dengan klik logo pensil, bahkan memasukan lokasi, untuk lokasi kamu tinggal swipe foto ke kanan, selain lokasi akan muncul fitur jam, kecepatan dan filter. Sementara paling kanan memasukan teks atau caption.

apa-bedanya-snapchat-stories-dengan-instagram-stories-instagram-stories-2

Berikut tampilan berfoto dengan Instagram stories, selain dapat menulis teks untuk menggambar di Instagram  stories memiliki beragam jenis pensil mulai dari yang biasa, yang tebal hingga pensil efek neon. Pilihan warnanya pun lebih beragam.Kurangnya, Instagram stories tidak memiliki filter lucu seperti Snapchat.

Di atas contoh video menggunakan Snapchat, video di Snapchat dapat juga menggunakan filter dan efek lucu. Durasinya paling lama 10 detik, serupa dengan video di  Instagram stories.

Munculnya Instagram Stories banyak pengguna Snapchat beralih ke Instagram karena langsung ada dalam satu aplikasi yaitu Instagram. Walau begitu fitur yang diberikan Instagram tidak selengkap Snapchat, jelas untuk fitur lebih unggul Snapchat. Jadi kalian lebih suka menggunakan yang mana? Snapchat stories atau Instagram stories?

Baca juga:

Cara Share Lagu Spotify Yang Kamu Dengar ke Instagram Story

5 Alasan Wajib Nonton Stranger Things

Juli lalu Netflix merilis serial tv bergenre sci-fi horor Stranger Things, serial yang dibuat oleh Duffer Brothers (Matt Duffer and Ross Duffer) ini sukses ditonton banyak orang. Berdasarkan Symphony Advanced Media, dalam 35 hari perilisannya, Stranger Things ditonton sebanyak 14.070.000 orang dewasa (usia antara 18-49).

Stranger Things sendiri berset di  Indiana tahun 1983, di mana seorang anak laki-laki menghilang secara misterius. Teman, keluarga dan polisi setempat mencarinya, mereka pun harus tertarik dalam sebuah misteri yang melibatkan rahasia eksperimen pemerintah,  kekuatan supranatural yang menakutkan dan seorang gadis kecil yang memiliki kemampuan psikokinesis.

Tidak ingin membocorkan kisah misterius serial TV ini, berikut simak 5 alasan Stranger Things wajib nonton!

Hanya  8 episode

Benar sekali, musim pertama Stranger Things hanya ada 8 episode, seakan Duffer Brothers tidak ingin bertele-tele namun kita tetap mendapatkan isi cerita yang seru dan menegangkan.

Misteri yang hebat5-alasan-wajib-nonton-stranger-things-winona-ryder

Selain banyak adegan yang membuat kita terkejut, Stranger Things memiliki banyak misteri, hingga di episode akhir kita masih tidak bisa menjawabnya. Cerita yang diberikan membuat kita bertanya-tanya, setelah mendapatkan jawaban muncul lagi misteri yang baru, it’s like never ending mystery.

Nostalgia

Yup karena berset di tahun 1983, kalian akan bernostalgia di serial TV ini. Stranger Things menampilkan beberapa acara dan film era 80an seperti The Goonies, E.T. dan Heathers. Seperti yang kita tahu serial TV terinspirasi dari karya-karya seperti Steven Spielberg, John Carpenter, Stephen King, Robert Zemeckis, dan George Lucas.

Cast yang kuat5-alasan-wajib-nonton-stranger-things-1

Ini dia yang membuat Stranger Things mendapatkan respon positif, para pemeran yang totalitas. Aktris yang terkenal lewat film 80an Beetlejuice dan Heathers, Winona Ryder sukses memerankan Joyce Byers, seorang ibu yang kehilangan anak laki-lakinya. Selain Winona, pemeran anak-anak dalam film ini sangat kompak, mereka terlihat serius dalam serial dan menggemaskan ketika tampil di acara-acara interview. Mereka adalah Finn Wolfhard, Millie Bobby Brown, Gaten Matarazzo dan Caleb McLaughlin.

Soundtrack yang ciamik

Hal terakhir yang perlu dibahas adalah soundtrack dari Stranger Things, jika kalian sudah menyaksikan serial TV pasti ingat dengan opening theme song yang terdengar horor dan mencekam itu. Itu merupakan hasil karya Michael Stein dan Kyle Dixon dari band elektronik Survive.

Tidak heran Rotten Tomatoes pun memberikan review sebesar 95%, Season 2 Stranger Things pun akan tayang tahun depan dengan bocoran 9 episode. Wow, can’t wait!