Kumpulan Review Film 1917, Film Perang Banjir Pujian

Film 1917 berhasil memenangkan 2 penghargaan Golden Globes, salah satunya Best Motion Picture – Drama. Kabar baik juga datang dari Academy Awards ke-92, film garapan Sam Mendes ini mendapatkan 10 nominasi. Film aksi perang ini disajikan dalam one shot tanpa henti dari awal hingga akhir film.

Sinopsis film 1917

Film 1917 menceritakan saat puncak perang dunia pertama, dua prajurit muda Inggris, Schofield (George MacKay) dan Blake (Dean -Charles Chapman) diberi misi yang terlihat mustahil. Mereka harus melintasi wilayah musuh dan menyampaikan pesan untuk menghentikan serangan yang dapat merenggut ratusan tentara Inggris. Yuk simak kumpulan review film 1917.

Kumpulan Review Film 1917

Film 1917 tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Januari 2020. Jika kamu sudah menonton filmnya, tulis ulasan singkat kamu di kolom komentar.

Baca juga: Kumpulan Review Film Kim Ji Young Born 1982 Yang Menyayat Hati

Review Film NKCTHI: Emosional, & Sampaikan Pesan Penting

Awal tahun 2020 disambut film dari rumah produksi Visinema Pictures. Bertajuk “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini” yang digarap oleh Angga Dwimas Sasongko. Membaca judulnya, pastinya kalian sudah tahu film ini diadaptasi dari novel yang penuh kutipan menggetarkan karya Marchella FP. Nah seperti apa filmnya?

“Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini” atau akrab disebut NKCTHI berkisah tentang sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan ketiga anak; Angkasa, Aurora, Awan. Angkasa, anak pertama yang dituntut menjaga adik-adiknya sejak kecil, sementara Aurora, anak kedua yang merasa “not exist” dan diabaikan. Awan merupakan anak terakhir yang mendapatkan perhatian ekstra dari sang ayah.

Setelah mengalami kegagalan besar pertamanya, Awan berkenalan dengan Kale, seorang cowok eksentrik yang memberikannya pengalaman hidup baru, tentang patah, bangun, jatuh, tumbuh, hilang dan semua ketakutan manusia pada umumnya. 

Foto: Visinema Pictures

Perubahan sikap Awan karena mendapat tekanan dari orang tuanya. Belum lagi apa yang dirasakan Angkasa dan Auroroa, semua itu mendorong pemberontakan ketiga kakak beradik ini, hingga terungkapnya rahasia dan trauma besar dalam keluarga mereka. 

Review Film NKCTHI Relate dan Emosional

NKCTHI berhasil menyajikan drama keluarga yang kemungkinan sering terjadi di sekitar, kita diajak melihat asal-muasal keluarga ini. Mulai dari kelahiran anak-anak mereka, saat mereka bersekolah, hingga menuju dewasa. Dengan alur maju mundur, penonton dituntut bersabar untuk menguak rahasia masa lalu keluarga ini.

Banyak yang bilang film ini relate dengan keluarga di Indonesia. Beban yang ditujukan ke anak pertama, anak kedua yang kadang tak dianggap, hingga perhatian berlebihan ke anak terakhir. Bagi kalian yang diposisi Angkasa, Aurora, atau Awan, saat menonton film ini pasti akan merasa “wah gw banget.” 

Nah bagian cukup relate yaitu, dalam film ini yang digambarkan sebuah keluarga berada. Awan yang dijemput setiap hari dengan mobil, bagi kalian yang dijemput dengan motor can’t relate dong. Kemudian Aurora yang merasa asing di keluarganya sendiri, bisa menggelar pameran seni. Anak kedua di keluarga lainnya belum tentu mendapatkan keberuntungan seperti itu. Bisa dibilang, NKCTHI ini film Keluarga Cemara versi berkecukupan.

Foto: Visinema Pictures

NKCTHI Sampaikan Pesan Penting

Selain itu semua topik dipukul rata dalam film, drama keluarga terasa pas. Masing-masing karakter meledak di waktu yang tepat. Film NKCTHI ini menyampaikan pesan penting. Pesan-pesan tersebut hadir dari sikap ayah yang overprotektif, proses pendewasaan yang dihadapi Aurora, konflik percintaan dan beban sang ayah yang dipikul oleh Angkasa, Aurora yang tidak merasakan hangatnya keluarga, hingga perasaan ibu yang ia sembunyikan terlalu lama. 

Pesan paling penting dalam film NKCTHI yaitu hati-hati yang sedang dekat dengan anak band, enggak ada yang bener. Eh bukan itu, bagaimana orang tua sibuk memenuhi kebutuhan fisik anak tanpa memikirkan apa sih yang mereka rasakan, apa yang ia pendam. Tentu ini akan berpengaruh ke kehidupan mereka saat besar nanti. 

Quotes Film NKCTHI Mengaduk-ngaduk Perasaan

Buku NKCTHI saja sudah mengaduk-ngaduk perasaan, apa kabar filmnya? Nah untuk filmnya kalian akan dihujani quotes yang meresahkan dan mengena di hati. Berikut kutipannya “ Sabar, satu persatu”, “Gimana caranya bahagia, kalau sedih aja enggak tahu rasanya”, hingga “Bahagia itu tanggung jawab masing-masing”. 

Para cast NKCTHI tentu menjadi kekuatan dalam film ini, setiap karakter dari masa ke masa hingga peran pendukung harus diacungi jempol. Mereka adalah Rio Dewanto, Rachel Amanda, Sheila Dara, Oka Antara, Niken Anjani, Donny Damara, Susan Bachtiar, Syaqilla, Ardhito Pramono, Agla Artalidia, Alleyra Fakhira, Nayla Denny Purnama, dan Sinyo Riza. 


Foto: Visinema Pictures

Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) hadirkan kisah keluarga yang relate dan emosional. Perasaan diaduk-aduk lewat dialog dan quotes yang mengena di hati, tak ketinggalan film ini juga menyampaikan pesan yang penting. 

Dalam film ini juga menampilkan lagu Hindia berjudul “Secukupnya”, yang menurut saya sangat pas. Baca juga ulasan album “Menari dengan Bayangan” di sini.

Film NKCTHI tayang di bioskop 2 Januari 2020, kamu sudah nonton filmnya? Tulis review kamu di kolom komentar. 

Baca juga: Review Film Love For Sale 2, Mengena di Hati

15 Quotes Film Home Alone yang Tak Terlupakan

Di musim liburan seperti ini menonton film menjadi pilihan mengisi waktu, baik menonton di bioskop, di TV ataupun di Netflix. Bisa menebak film apa yang paling sering diputar saat libur Natal dan tahun baru? Yup! Film Home Alone.

Film yang dibintangi Macaulay Culkin ini sukses menghipnotis orang di musim liburan. Kisah Kevin McCallister yang tertinggal sendirian di rumah saat keluarganya terbang ke Paris ini selalu mengundang tawa. Film Home Alone menghadirkan banyak momen-momen jenaka dan tentunya quotes yang terlupakan.

15 Quotes Film Home Alone yang Tak Terlupakan

Foto: 20th Century Fox

“Ma’am, I’m eight years old. You think I would be here *alone*? I don’t think so.”

“No offense, aren’t you too old to be afraid? “

“You can be too old for a lot of things, but you’re never too old to be afraid”

“Hey, I’m not afraid any more! I said I’m not afraid any more! Do you hear me? I’m not afraid any more!”

” I’m living alone! I’m living alone! “

“You be positive. I’ll be realistic”

“Then maybe you should ask Santa for a new family”

” This is my house, I have to defend it”

“Merry Christmas, little fella. We know that you’re in there, and that you’re all alone”

“This is extremely important. Will you please tell Santa that instead of presents this year, I just want my family back. No toys. Nothing but Peter, Kate, Buzz, Megan, Linnie, and Jeff. And my aunt and my cousins. And if he has time, my Uncle Frank. Okay?”

“You guys give up? Or are you thirsty for more? “

“Bless this highly nutritious microwavable macaroni and cheese dinner and the people who sold it on sale. Amen.”

“I have been awake for almost 60 hours. I’m tired and I’m dirty. I have been from Chicago to Paris to Dallas to… where the hell am I? “

“How you feel about your family is a complicated thing. Deep down, you’ll always love them. But you can forget that you love them, and you can hurt them and they can hurt you, and that’s not just because you’re young. “

“Keep the change, ya filthy animal.”

Nah dari 15 quotes film Home Alone, mana kutipan yang menjadi favorit kamu? Tulis ya di kolom komentar.

Baca juga: 15 Quotes Film 500 Days of Summer yang Menyayat Hati

Kumpulan Review Film Last Christmas

Mencari film liburan di akhir pekan ini? Film komedi romantis Last Christmas siap menghibur kamu nih. Disutradarai Paul Feig (Bridesmaids, Spy), film ini ditulis oleh Emma Thompson, yang terinspirasi dari lagu Wham! dan George Michael.

Dibintangi Emilia Clarke dan Henry Golding, film Last Christmas menceritakan kisah tentang seorang wanita yang hidupnya benar-benar berantakan, ia bernama Kate. Bekerja di toko pernak-pernik natal kemudian bertemu dengan Tom, yang mengubah hidupnya.

Simak kumpulan review film Last Christmas


Film Last Christmas tayang di bioskop Indonesia mulai 6 Desember 2019. Kamu sudah menonton filmnya? Tulis ulasan singkatnya di kolom komentar.

Kumpulan Review Film Kim Ji Young Born 1982 Yang Menyayat Hati

Film drama Kim Ji Young, Born 1982 berhasil ditonton 3 juta penonton lebih di negara asalnya, yaitu Korea Selatan. Film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Cho Nam-Joo ini menjadi kontroversi karena feminisme masih dianggap tabu di Korea Selatan.

Film Kim Ji Young, Born 1982, menceritakan Ji Young, seorang ibu rumah tangga yang memiliki anak 2 tahun, ia sebelumnya merupakan seorang wanita karir dan harus meninggalkan pekerjaan demi merawat sang buah hati. Tanpa disadari, Ji-Young merasa terperangkap dan depresi, hingga kehilangan jati dirinya.

Dibintangi Jung Yu-mi dan Gong Yoo, simak kumpulan review film Kim Ji Young, Born 1982 dari Twitter.

Kumpulan Review Film Kim Ji Young, Born 1982


Film Kim Ji Young, Born 1982 sedang tayang di bioskop. Segera saksikan filmnya sebelum turun layar. Sudah nonton filmnya? Tulis review singkat kamu di kolom komentar ya.

Film Frozen 2 Tayang 20 November 2019, Intip 10 Fakta Serunya

Elsa dan Anna kembali! Mereka akan mengungkap misteri dibalik kekuatan Elsa untuk menyelamatkan kerajaan. FilmFrozen 2 akan tayang di bioskop mulai 20 November 2019. Elsa, Anna, Kristoff, Sven, dan Olaf akan menelusuri hutan yang penuh keajaiban.

Frozen 2 menghadirikan pengisi suara ternama, seperti Kristen Bell, Idina Menzel, Jonathan Groff, Jason Ritter, Evan Rachel Wood, Sterling K. Brown, Rachel Matthews, Josh Gad, Martha Plimpton, Santino Fontana, dan Alfred Molina.

Foto: Disney

Siapa yang sudah tidak sabar menonton film sekuel Frozen ini? Sebelum nonton kamu bisa baca 10 fakta seru tentang filmnya di bawah ini.

  1. Frozen II (2019) pernah hadir dalam film animasi Zootopia (2016) sebagai “Floatzen 2”
  2. Film ini menjadi film ke-61 dari Walt Disney Animation Studio
  3. Trailer teaser resmi dirilis pada 13 Februari 2019 dan menjadi trailer film animasi paling banyak dilihat sepanjang masa, dengan total 116.400.000 penonton dalam 24 jam pertama
  4. Karena Elsa tidak pernah bertelanjang kaki di film pertama, para animator tidak repot-repot memberikan jari-jari kakinya. Mereka harus merombak kakinya dengan jari kaki untuk film sekuelnya
  5. Keterlibatan terakhir animator John Lasseter dengan Walt Disney Animation Studios, sebelum dirinya hengkang dari semua area animasi Disney
  6. Elsa muda diisi suaranya oleh Mattea Conforti, yang juga memerankan Anna muda di adaptasi Broadway dari Frozen
  7. Ini adalah film Walt Disney Animation Studios pertama yang memiliki peringkat U (U – Universal, cocok untuk semua) di Inggris sejak Winnie the Pooh (2011)
  8. Ada karakter baru bernama Mattias yang diisi suara oleh Sterling K. Brown
  9. Panic! at the Disco mengisi soundtrack film Frozen 2 lewat lagu “Into the Unknown”
  10. Film Frozen 2 tayang lebih awal di negara Belgia, Jerman, Prancis, Filipina, Turki, Belanda, dan Indonesia pada tanggal 20 November 2019. Sementara di Amerika Serikat tanggal 22 November 2019

Nah kamu penasaran kelanjutan kisah Elsa dan Anna? Jangan lupa saksikan filmnya nanti 20 November 2019, tiket presale-nya sudah tersedia di bioskop-bioskop and aplikasi pembelian tiket bioskop.

Baca juga:Apa Bedanya Film The Lion King Animasi dengan Live-action

Dibintangi Kristen Stewart, Ini 8 Fakta Film Charlie’s Angles

Siapa yang menanti film Charlie’s Angels versi tahun 2019? Film mata-mata wanita ini disutradarai oleh Elizabeth Banks dan menampilkan para pemain baru. Mereka adalah Kristen Stewart, Naomi Scotts, dan Ella Balinska.

Film Charlie’s Angels (2019) menceritakan tiga wanita bekerja untuk Charles Townsend sebuah badan keamanan dan investigasinya misterius yang telah berkembang dengan skala internasional.

Sebelum nonton filmnya, simak fakta film Charlie’s Angles 2019

  1. Dalam trailer, seragam mobil balap biru dan pakaian Jerman dari film Charlie’s Angels (2000) muncul di lemari.
  2. Elizabeth Banks (Susan Bosley) menjadi wanita pertama dengan gelar Bosley, untuk seluruh franchise Charlie’s Angels.
  3. Semua mobil utama yang terlihat di film adalah merk Audi, hasil dari kesepakatan penempatan produk.
  4. Naomi Scott dan Elizabeth Banks sebelumnya telah bekerja bersama di film Power Rangers (2017).
  5. Kristen Stewart dan Sam Claflin sebelumnya bekerja bersama di Snow White and the Huntsman (2012).
  6. Ini adalah film Charlie’s Angels pertama yang difilmkan dalam Panavision (anamorphic), tidak seperti dua film pendahulunya yang difilmkan dalam format Super 35.
  7. Ariana Grande, Scooter Braun dan Savan Kotecha menjadi eksekutif produser album soundtrack Charlie’s Angels.
  8. Film Charlie’s Angels tayang lebih awal di bioskop Indonesia, yaitu 13 November 2019.

Penasaran dengan film Charlie’s Angels versi 2019? Sudah nonton filmnya, tulis review singkat kamu di kolom komentar ya.

Baca juga: 10 Fakta Film Midsommar Yang Sempat Batal Tayang

Review Film Love For Sale 2, Relate dan Mengena di Hati

Siapa yang merindukan Arini? Kini dia kembali dalam film Love For Sale 2. Masih digarap oleh Andibachtiar Yusuf, film komedi romantis ini menyuguhkan kelanjutan kisah Arini. Berlabuh ke hati siapa dia?

Indra Tauhid Sikumbang alias Ican (Adipati Dolken) gerah setiap ditanya “kapan kawin” oleh ibunya, Ros (Ratna Riantiarno) dan deretan keluarganya. Dia pun mencoba memesan calon menantu palsu lewat aplikasi Love Inc.

Muncul lah sosok Arini Caniago (Della Dartyan) dan seketika dirinya mampu beradaptasi dengan ibu Ros dan seluruh keluarga Ican. Ros sangat bahagia saat Ican mengenalkan Arini, maklum Ican menjadi harapan terakhir bagi keluarga dia.

Ibu Ros merasa kakaknya Ican, Ndoy (Ariyo Wahab) telah salah memilih istri, sementara adiknya Buncun (Bastian Steel) nikah muda. Arini menjadi sosok yang calon menantu yang sempurna bagi ibu Ros dan berhasil mencuri perhatian semua orang dan Ican tentunya.

Apakah Arini akan berlabuh ke hati Ican atau pergi meninggalkannya seperti Richard?

Review Film Love For Sale 2, Relate dan Mengena di Hati

Love For Sale 2 tampil sangat relate dengan kehidupan keluarga yang berisi mertua galak, menantu idaman, kemudian kehidupan anak muda yang bebas dan cuek. Di film ini menonjolkan konflik keluarga yang cukup rumit. Seorang ibu ingin anaknya segera mendapatkan jodoh seperti yang ia harapkan sesuai agama dan adat istiadat.

Nah karakter Ican ini cukup relate, bagi anak muda menuju 30an pastinya sudah sering dihujani pertanyaan “kapan kawin” secara terus-menerus. Belum lagi jika orang tua kita yang religius dan saudara bawelnya minta ampun.

Mengisahkan keluarga Padang jadi kita akan disuguhkan banyak hal tentang budaya Sumatera Barat, mulai dari kuliner hingga kebiasaan orang Padang.

Sementara untuk set saya sangat kagum bagaimana tim Visinema Pictures menemukan pemukiman rumah dan isi rumah yang sangat pas dengan cerita. Kemudian banyak juga adegan pinggiran jalan kota Jakarta yang sebenarnya kita lewati setiap hari dan menjadi ciamik.

Kontra dalam film ini menurut saya adalah betapa kasihannya nasib Ican, dia terjebak dengan keluarga yang menuntutnya untuk begini dan begitu. Sebenarnya dia bahagia-bahagia saja dan keluarganya ini cukup bawel ya ngurusin hidup orang.

Kemudian ada beberapa adegan yang terasa kaku menurut saya. Saat adegan pernikahan adat Padang di awal, beberapa pemain extras masih canggung dan malu-malu saat berdialog.

Della Dartyan sekali lagi berhasil mencuri perhatian, dirinya sangat menawan, misterius, dan seperti ada magnet kuat di dalam dirinya. Kemudian ada adegan Arini tanpa dialog namun kita bisa merasakan kegundahan hatinya.

Ratna Riantiarno ini juga sukses menjadi sosok Ibu yang cukup konservatif. Ia berhasil memerankan mertua yang galak, ibu-ibu pengajian pada umumnya dan pastinya sayang kepada anaknya. Ratna menjadi kuncian dan nyawa di film ini. Jadi ingat dia jadi mamanya Sadam dalam film Petualangan Sherina.

Jika bertanya apa bedanya film Love For Sale dengan film Love for Sale 2? Dalam film pertama percintaan Arini dan Richard menjadi sajian utama film, sementara di film ini drama keluarga lah yang menjadi sajiannya sementara Arini adalah menu pelengkap.

Film Love For Sale 2 mengena di hati. Della Dartyan sangat menawan, sosok Arini melekat di dirinya. Cerita yang begitu relate dengan kehidupan, membuat kita duduk manis akan hangatnya keluarga dan pilu menyaksikan kisah percintaan.

Film Love For Sale tayang di bioskop mulai 31 Oktober 2019. Kamu sudah nonton filmnya? Yuk tulisa review filmnya di kolom komentar.

Baca juga: Review Film Ave Maryam, Cantik dan Hanyut Dalam Cinta



10 Fakta Film Midsommar Yang Sempat Batal Tayang

Moviegoers sempat cemas saat pihak distributor film Midsommar mengumumkan film ini sempat diundur. Ini karenakan banyaknya potongan dari lembaga sensor film di Indonesia. Namun berbahagia lah kalian para moviegoers, karena film karya Ari Aster ini hadir di bioskop mulai 11 September 2019.

Sinopsis film Midsommar

Film Midsommar bercerita tentang Dani dan Christian, hubungan sepasang kekasih ini sedang bermasalah. Mereka mengunjungi festival musik panas bersama teman-teman di Swedia. Di awal semua mulus bagaikan di surga hingga akhirnya berakhir menjadi mimpi buruk yang mengerikan.

Foto: A24

Nah cari tahu yuk, fakta-fakta film Midsommar yang kontroversial ini.

10 Fakta Film Midsommar

  1. Walau dalam cerita berset di negara Swedia, film ini sebagian besar syuting di negara Hungaria.
  2. Referensi visual Ari Aster untuk cerita rakyat Skandinavia terinspirasi dari film Black Narcissus (1947), Hard to Be a God (2013), Macbeth (1971), dan Tess (1979).
  3. Karakter Mark (Will Poulter) menampilkan fobia kutu yang ekstrem, ini berdasarkan pada ketakutan yang sama dengan sang sutradara. Ari pun fobia akan terhadap kutu dan penyakit. Seperti Mark, Aster mengenakan dua pasang kaus kaki di atas celana jinsnya untuk memastikan ia tidak akan menerima gigitan serangga.
  4. Menurut Ari Aster, film ini dimaksudkan untuk menjadi film horor pertamanya karena Hereditary hanya dimaksudkan sebagai drama keluarga.
  5. Dalam naskah, Dani dan teman-temannya semua tinggal di New York dan orang tuanya tinggal di Minnesota. Seharusnya untuk menghemat uang, semua adegan AS difilmkan di Utah.
  6. Walaupun berjudul sama dan keduanya film horor yang dibuat di Swedia, film ini tidak terkait dengan Midsummer, film cult classic Denmark (2003).
  7. Pemeran Josh, William Jackson Harper merupakan satu-satunya aktor Amerika dalam film ini. Jack Reynor, meskipun lahir di Colorado, ia adalah orang Irlandia, Florence Pugh dan Will Poulter adalah orang Inggris. Semua aktor pendukung lainnya adalah Swedia, Inggris, atau Hongaria.
  8. Jack Reynor dan Will Poulter sebelumnya pernah beradu akting dalam film di Glassland (2014) dan Detroit (2017).
  9. Produksi untuk film ini diumumkan segera setelah Hereditary dirilis.
  10. Durasi film Midsommar untuk penonton di Indonesia 138 menit

Rating film Midsommar untuk umur 21 tahun ke atas ya. Kalian sudah nonton film ini? Yuk review filmnya di kolom komentar di bawah ini.

Baca juga: Review Film: Hereditary, Film Horor Yang Membuatmu Kacau Balau

Perbedaan Film Weathering With You dengan Your Name

Makoto Shinkai kembali dengan film terbarunya yang berjudul Weathering With You ( Tenki no Ko). Setelah perasaan kita diaduk-aduk film Your Name (Kimi No Nawa), kita sekali lagi akan dibuat takjub dan haru lewat film terbarunya.

Perbedaan Film Weathering With You dengan Your Name

Apa aja sih perbedaan film Weathering With You dengan Your Name dari karya Makoto Shinkai? dyuk kita telusuri.

Cerita

Sebenarnya masih mengusung kisah cinta anak remaja. Namun dalam film Weathering With You usianya lebih muda dan rebel-nya karakter utama yang kabur dari kota asalnya menuju kota Tokyo.

Jika di Your Name kisah cinta anak SMA beda dimensi, di Weathering With You perjuangan Hodaka mempertahankan Hina yang mengorbankan diri kepada langit. Kamu akan melihat betapa menggetarkan hati kisah mereka.

Lokasi

Jika dalam film Your Name berfokus di kota Tokyo dan Itomori. Di film Weathering With You menampilkan kota Tokyo yang mengalami cuaca ekstrim alias hujan terus menerus. Kita lebih dilihatkan pemandangan gedung-gedung, padatnya kota, gemericik air hujan dan tentunya langit.

Peristiwa Alam

Masih mengusung peristiawa alam, bedanya di film Your Name kita akan melihat cahaya senja dan meteor yang akan menghantam kota Itomori. Di film Weathering With You, kita akan melihat peristiwa alam hujan dan dunia langit.

Kedua film ini sama-sama menampilkan visual yang indah dan memanjakan mata. Di Weathering With You, salah satu adegan terbaik film ini saat Hina dan Hodaka melayang-layang di langit sambil berpegangan tangan.

Bumbu Drama

Nah untuk bumbu drama harus diakui film Weathering With You lebih dramatis. Jika dari trailer kita melihat suara pistol yang membuat penonton bertanya-tanya, apakah ada yang mati atau bagaimana. Sementara bumbu drama film Your Name terasa pas dan sempurna. Walau begitu kedua film ini wajib ditonton.

Plot Twist

Film Weathering With You hadir tanpa twist yang terlalu mengejutkan. Perlahan-lahan kita diajak bagaimana akhir filmnya. Sementara di film Your Name dibuat kebingungan saat pertukaran jiwa Taki dan Mitsuna berbeda tahun dan lebih parahnya nyawa Mitsuna sempat hilang saat meteor datang.

Review Film Weathering With You

Weathering With You tayang di bioskop mulai 21 Agustus 2019. Kamu sudah nonton filmnya? Tulis review versi kamu di kolom komentar ya.

Baca juga: 5 Alasan Nonton Kimi No Na Wa / Your Name